16 Agustus, Departemen Keuangan AS: ketergantungan pada utang jangka pendek terus meningkat. Saat ini, obligasi Treasury AS yang berupa surat utang menempati 21% dari pasar sekuritas Treasury yang dapat diperdagangkan. Proporsi ini mendekati level tertinggi sejak 2020. Pada saat itu, jumlah pinjaman pemerintah federal AS melonjak tajam saat menghadapi pandemi. Angka ini jauh lebih tinggi daripada kisaran 10-15% yang diamati pada periode 2012 hingga 2019. Sebagai perbandingan, selama krisis keuangan 2008, proporsi tersebut mencapai sekitar 34%.
Sementara itu, pemerintah AS semakin bergantung pada obligasi pemerintah jangka pendek untuk memenuhi kebutuhan pinjaman yang terus meningkat, alih-alih obligasi jangka panjang. Jika Departemen Keuangan AS terus menerbitkan utang jangka panjang dengan kecepatan saat ini sebelum tahun fiskal 2027, maka obligasi negara akan mencapai 25% dari total utang—proporsi tertinggi sejak 2004. Namun, pendekatan ini meningkatkan risiko bagi pemerintah menghadapi fluktuasi suku bunga jangka pendek. Jika suku bunga terus naik atau kembali naik lagi, biaya pelunasan utang akan menjadi semakin sulit ditanggung. Krisis utang AS kini meledak secara penuh.
🧧🧧🧧balas 2008 dapatkan $BNB 🧧🧧🧧
🎁🎁🎁👇👇👇🎁🎁🎁
Sementara itu, pemerintah AS semakin bergantung pada obligasi pemerintah jangka pendek untuk memenuhi kebutuhan pinjaman yang terus meningkat, alih-alih obligasi jangka panjang. Jika Departemen Keuangan AS terus menerbitkan utang jangka panjang dengan kecepatan saat ini sebelum tahun fiskal 2027, maka obligasi negara akan mencapai 25% dari total utang—proporsi tertinggi sejak 2004. Namun, pendekatan ini meningkatkan risiko bagi pemerintah menghadapi fluktuasi suku bunga jangka pendek. Jika suku bunga terus naik atau kembali naik lagi, biaya pelunasan utang akan menjadi semakin sulit ditanggung. Krisis utang AS kini meledak secara penuh.
🧧🧧🧧balas 2008 dapatkan $BNB 🧧🧧🧧
🎁🎁🎁👇👇👇🎁🎁🎁