$TRUMP
$XAU
#SpaceXSharesRiseTo$140 #USToPressNationsToPickUSOrChinaAICoalition #SECReviewsSix3xLeveragedCommodityETFs #SP500EarningsBeatExpectations #LMECopperStocksFall42DaysLongestSince2014 Krisis Hormuz berpotensi memicu lonjakan inflasi global..
Bagaimana cara mengubah Hormuz dari krisis geopolitik menjadi guncangan ekonomi?
- Krisis di Selat Hormuz selama sepekan terakhir berubah menjadi salah satu pendorong utama pasar global, setelah harapan untuk pembukaan kembali jalur pelayaran penting tersebut menemui jalan buntu. Hal ini terjadi bersamaan dengan meningkatnya pernyataan AS dan Iran terkait kendalinya serta berlanjutnya pembatasan pergerakan kapal. Kondisi itu mengembalikan kekhawatiran akan kekurangan pasokan energi ke permukaan, serta mendorong investor untuk meninjau kembali ekspektasi mereka terkait harga minyak, inflasi, dan arah pergerakan suku bunga.

Selat Hormuz memiliki kepentingan luar biasa bagi pasar energi, karena merupakan salah satu jalur laut terpenting untuk pengangkutan minyak dan gas secara global. Oleh sebab itu, gangguan berkelanjutan pada aktivitas pelayaran di kawasan ini tidak hanya berdampak pada harga minyak mentah, tetapi juga merembet ke biaya transportasi dan produksi serta harga-harga komoditas, sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya penularan guncangan energi ke tingkat inflasi.