Pintu akses pasar mata uang kripto bagi investor Inggris semakin sempit. Sebuah laporan mengejutkan yang dirilis hari ini telah mengungkapkan kenyataan Debanking yang sedang berlangsung secara teratur di Inggris.


🔷 Menurut survei terbaru dari UKCBC, bank-bank komersial di Inggris sedang membangun hambatan teknis yang sangat kompleks:

  • Saat ini, diperkirakan hingga 40% upaya transfer uang dari rekening bank ke bursa Crypto sepenuhnya terblokir atau tertunda dalam waktu yang lama.

  • Larangan ini tidak hanya ditujukan pada bursa yang tidak dikenal, tetapi juga berlaku untuk transaksi dengan bursa yang telah memperoleh lisensi dan dikelola secara sah oleh Otoritas Pengawas Keuangan Inggris.


🔶 Survei dengan 10 bursa terpusat terkemuka di Inggris telah dan sedang menggambarkan sebuah lukisan berwarna abu-abu:

  • 80% jumlah bursa yang disurvei mengonfirmasi bahwa bank telah meningkatkan kesulitan atau pembatasan transfer uang pelanggan selama setahun terakhir.

  • Lebih mengkhawatirkan, saat ini tidak ada satu bursa pun yang melaporkan melihat perbaikan atau pelonggaran dari pihak bank.


🔷 Langkah-langkah yang diterapkan bank semakin tegas dan bersifat pengepungan:

  • Menerapkan batasan kuota yang sangat ketat terhadap jumlah uang yang dapat ditransfer.

  • Telah sepenuhnya memblokir pembayaran dengan kartu kredit dan transfer ke dompet bursa.

  • Saat ini 100% bursa yang disurvei menyatakan bahwa bank sering memblokir transaksi tanpa memberikan alasan spesifik, memaksa pengguna dalam posisi yang sepenuhnya pasif.


Sementara itu, Inggris pernah bercita-cita untuk menjadi pusat mata uang kripto global, tindakan nyata dari sistem perbankan negara ini justru bertentangan sepenuhnya dengan cita-cita tersebut.

Pencegahan aliran uang fiat secara ekstrem sedang membebani likuiditas dan kebebasan finansial jutaan investor di negeri kabut.

Artikel ini hanya bersifat referensi, bukan merupakan saran investasi. Harap baca dan pertimbangkan dengan seksama sebelum membuat keputusan.