TON itu cepat dan murah.
Tapi kecepatan saja tidak menciptakan ekosistem keuangan.
Di situlah @ston_fi berperan.
STON.fi adalah salah satu lapisan DeFi kunci di TON, menghadirkan swap, likuiditas, farming, dan lainnya dalam satu pengalaman non-kustodian. 👇
1/ Kebanyakan orang menganggap TON sebagai jaringan cepat untuk mengirim aset.
STON.fi menambahkan lapisan lain:
Memberi aset-aset tersebut utilitas DeFi yang nyata.
Pengguna bisa melakukan swap token, menyediakan likuiditas, dan mengeksplorasi strategi farming tanpa keluar dari ekosistem TON.
2/ Hal yang menonjol adalah skalanya.
STON.fi mendukung 30.000+ token berbasis TON sekaligus menyediakan akses ke likuiditas yang dalam di seluruh ekosistem.
Lalu ada Omniston.
3/ Omniston mengagregasi likuiditas dari beberapa DEX dan penyelesai RFQ untuk membantu menemukan rate yang kompetitif dan mengeksekusi trade dengan efisien.
Jadi, alih-alih mencari secara manual di berbagai tempat, routing terjadi di balik layar.
4/ STON.fi tidak hanya dibangun untuk trader.
Developer bisa menggunakan SDK dan API-nya untuk mengintegrasikan swap langsung ke aplikasi mereka sendiri.
Artinya, pengalaman DeFi yang lebih mulus di dalam wallet, aplikasi Telegram, dan produk TON lainnya.
5/ Governance adalah bagian penting lainnya.
STON.fi meluncurkan ARKENSTON, yang memungkinkan staker token STON untuk berpartisipasi dalam tata kelola (governance) on-chain dan memberikan suara untuk masa depan protokol.
Ini membuat ekosistem melampaui sekadar melakukan swap token.
6/ Gambaran besarnya:
TON menyediakan infrastrukturnya.
STON.fi menambahkan utilitas finansial di atasnya.
Likuiditas. Swap. Routing. Alat untuk developer. Governance.
Kombinasi itulah yang mulai mengubah blockchain cepat menjadi ekosistem keuangan yang lebih luas.
Menurutmu—apakah STON.fi punya peran besar dalam DeFi TON?
Tapi kecepatan saja tidak menciptakan ekosistem keuangan.
Di situlah @ston_fi berperan.
STON.fi adalah salah satu lapisan DeFi kunci di TON, menghadirkan swap, likuiditas, farming, dan lainnya dalam satu pengalaman non-kustodian. 👇
1/ Kebanyakan orang menganggap TON sebagai jaringan cepat untuk mengirim aset.
STON.fi menambahkan lapisan lain:
Memberi aset-aset tersebut utilitas DeFi yang nyata.
Pengguna bisa melakukan swap token, menyediakan likuiditas, dan mengeksplorasi strategi farming tanpa keluar dari ekosistem TON.
2/ Hal yang menonjol adalah skalanya.
STON.fi mendukung 30.000+ token berbasis TON sekaligus menyediakan akses ke likuiditas yang dalam di seluruh ekosistem.
Lalu ada Omniston.
3/ Omniston mengagregasi likuiditas dari beberapa DEX dan penyelesai RFQ untuk membantu menemukan rate yang kompetitif dan mengeksekusi trade dengan efisien.
Jadi, alih-alih mencari secara manual di berbagai tempat, routing terjadi di balik layar.
4/ STON.fi tidak hanya dibangun untuk trader.
Developer bisa menggunakan SDK dan API-nya untuk mengintegrasikan swap langsung ke aplikasi mereka sendiri.
Artinya, pengalaman DeFi yang lebih mulus di dalam wallet, aplikasi Telegram, dan produk TON lainnya.
5/ Governance adalah bagian penting lainnya.
STON.fi meluncurkan ARKENSTON, yang memungkinkan staker token STON untuk berpartisipasi dalam tata kelola (governance) on-chain dan memberikan suara untuk masa depan protokol.
Ini membuat ekosistem melampaui sekadar melakukan swap token.
6/ Gambaran besarnya:
TON menyediakan infrastrukturnya.
STON.fi menambahkan utilitas finansial di atasnya.
Likuiditas. Swap. Routing. Alat untuk developer. Governance.
Kombinasi itulah yang mulai mengubah blockchain cepat menjadi ekosistem keuangan yang lebih luas.
Menurutmu—apakah STON.fi punya peran besar dalam DeFi TON?