$AKE AKE pada akhir pekan sudah rebound selama dua hari, kini telah mencapai support pertama, di sekitar 0.0085. Dengan asumsi bullish, saat ini ada kira-kira dua kemungkinan: ① terjadi konsolidasi di kisaran 0.0085–0.012, lalu naik. ② lanjut turun hingga sekitar 0.0065, kemudian konsolidasi dan bergerak naik.
□ Dua skenario ini sama-sama mungkin. Jika skenario ①, yang perlu kita amati sekarang adalah apakah penurunan kedua akan menembus 0.0085 (tidak termasuk wick yang kembali masuk). Jika tembus, jangan langsung buru-buru masuk posisi long, lalu tetap amati apakah titik 0.0065 tidak dilanggar untuk langkah berikutnya.
■ Ringkasan: melakukan trading adalah proses bermain melawan ‘kubu/instansi besar’ (market maker). Jika skenario ①, market maker mungkin karena kekurangan likuiditas tidak bisa didorong sampai ketinggian yang dibutuhkan. Namun skenario ② dapat memunculkan pelarian untuk posisi short, sehingga lebih banyak trader yang melakukan bottom fishing (mengejar peluang di bawah) dan posisi long membanjir. Secara pribadi, saya merasa skenario ① lebih cocok dibanding market maker, tetapi tetap waspadai pola ‘tusukan ke bawah’ yang sering mereka gunakan.
√ Penutup: selama kita fokus pada beberapa titik kunci, lalu melakukan langkah berikutnya, biasanya sulit untuk terjebak. Kondisi pasar itu berubah-ubah, dan kita juga harus menyesuaikan strategi sesuai perubahannya!
☆ Terima kasih semuanya, mohon ingat saya—saya ake, peneliti Xiao Feng.
□ Dua skenario ini sama-sama mungkin. Jika skenario ①, yang perlu kita amati sekarang adalah apakah penurunan kedua akan menembus 0.0085 (tidak termasuk wick yang kembali masuk). Jika tembus, jangan langsung buru-buru masuk posisi long, lalu tetap amati apakah titik 0.0065 tidak dilanggar untuk langkah berikutnya.
■ Ringkasan: melakukan trading adalah proses bermain melawan ‘kubu/instansi besar’ (market maker). Jika skenario ①, market maker mungkin karena kekurangan likuiditas tidak bisa didorong sampai ketinggian yang dibutuhkan. Namun skenario ② dapat memunculkan pelarian untuk posisi short, sehingga lebih banyak trader yang melakukan bottom fishing (mengejar peluang di bawah) dan posisi long membanjir. Secara pribadi, saya merasa skenario ① lebih cocok dibanding market maker, tetapi tetap waspadai pola ‘tusukan ke bawah’ yang sering mereka gunakan.
√ Penutup: selama kita fokus pada beberapa titik kunci, lalu melakukan langkah berikutnya, biasanya sulit untuk terjebak. Kondisi pasar itu berubah-ubah, dan kita juga harus menyesuaikan strategi sesuai perubahannya!
☆ Terima kasih semuanya, mohon ingat saya—saya ake, peneliti Xiao Feng.