Pialang kripto teregulasi terbesar di Israel, Bits of Gold, mengalami kebocoran data yang mengekspos informasi pribadi sekitar 200.000 pelanggan, sehingga semua pengguna platform berada dalam risiko. Menurut ChainCatcher, perusahaan tersebut sebelumnya telah menerima lisensi penyedia layanan aset virtual pertama Israel pada September 2022 dan disetujui pada April 2026 untuk menerbitkan stablecoin BILS, yang dipatok senilai 1:1 terhadap syekel.
Jenis data yang dicuri belum diungkapkan. Pialang kripto biasanya mengumpulkan informasi sensitif berdasarkan aturan KYC, termasuk dokumen identitas, bukti alamat, dan rincian keuangan. Meski cold wallet dapat melindungi aset digital, cold wallet tidak melindungi berkas identitas pelanggan yang tersimpan di server. Kebocoran serupa secara historis telah digunakan untuk phishing, serangan SIM swap, dan rekayasa sosial terarah.
