Blockchain publik sering dipuji karena transparansi radikal, dan memang ada alasannya. Namun, transparansi memiliki biaya yang tidak cukup sering dibahas.

Bayangkan sebuah hedge fund membangun posisi di atas blockchain. Pada ledger yang sepenuhnya transparan, setiap dompet yang memantau dapat melihat akumulasi yang terjadi secara real-time. Informasi itu berharga, dan kompetitor atau trader oportunistik bisa bertindak berdasarkan informasi tersebut sebelum posisi bahkan selesai dibentuk. Ini bukan sekadar perilaku hipotetis; front-running dan copy-trading berdasarkan aktivitas on-chain yang terlihat adalah masalah yang sudah terdokumentasi dengan baik di DeFi publik saat ini.

Masalah yang sama juga berlaku untuk bisnis. Neraca publik yang diperbarui secara langsung, blok demi blok, memberi tahu pemasok, kompetitor, dan pihak lawan jauh lebih banyak daripada yang pernah ingin diungkapkan oleh kebanyakan perusahaan.

Karena itulah, transparansi penuh—meskipun manfaatnya besar untuk auditabilitas dan kepercayaan—ternyata bisa bekerja melawan adopsi oleh institusi keuangan serius. Mereka tidak menolak blockchain pada prinsipnya. Banyak di antaranya keberatan mempublikasikan buku transaksi mereka ke internet.

@Dusk_Foundation berargumen bahwa kerahasiaan bukanlah solusi pengganti untuk masalah ini, melainkan sebuah kebutuhan untuk kategori aktivitas keuangan tertentu agar bisa dipindahkan ke on-chain sama sekali. $DUSK network dibangun dengan premis itu sejak awal. Layak direnungkan, bahkan jika Anda skeptis seberapa jauh #dusk bisa mendorongnya. $HEMI

Menurut Anda, apakah institusi keuangan akan pernah sepenuhnya berada di on-chain? 🤔
🔒 Only if privacy is built in
0%
🌐 Yes, transparency is fine
0%
❌ No, TradFi stays separate
0%
🤷 Not sure yet
0%
0 Voting • Voting ditutup