Data pasar yang dirilis pada hari Minggu menunjukkan bahwa ketika saham Korea Selatan kembali menguat dari titik terendah yang dalam, investor lokal kembali membeli saham domestik secara agresif dengan margin. Menurut Sina Finance, Asosiasi Investasi Keuangan Korea (KOFIA) mengatakan utang margin yang digunakan untuk membeli saham mencapai 30,93 triliun won, atau $21,8 miliar, per Kamis, naik dari 27,44 triliun won pada 3 Agustus.

Kenaikan tersebut terjadi saat saham-saham berkapitalisasi besar seperti Samsung Electronics dan SK Hynix pulih tajam dari perdagangan yang volatil, dipicu kekhawatiran atas profit dari investasi terkait AI. Para analis mengatakan tidak ada tanda langsung adanya pendinginan di pasar Korea Selatan, karena kekhawatiran terkait investasi AI telah mereda, dan pinjaman berbasis margin dapat terus meningkat untuk sementara waktu serta berpotensi mencetak rekor baru.

Analis KB Securities Kim Dong-won mengatakan kekhawatiran pasar telah mereda hingga batas tertentu, dan investor secara hati-hati bertaruh bahwa para pembuat chip akan mulai melihat penyesuaian nilai (valuation re-rating) dari kuartal ketiga tahun ini.