Iran dan Oman telah mencapai kesepakatan mengenai skema pelayaran Selat Hormuz. Pada 15 Agustus waktu setempat, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran secara resmi mengumumkan kabar tersebut, dengan mengatakan bahwa pihak AS berupaya menghalangi, tetapi tidak berhasil mencegah penerapan perjanjian kedua negara. Kemajuan ini menjadi sinyal diplomatik yang jarang terjadi di tengah terus meningkatnya ketegangan situasi AS-Iran. Namun, tepat dua hari sebelum pengumuman perjanjian (13 Agustus), dua kapal tanker milik perusahaan minyak nasional Abu Dhabi diserang oleh Iran saat melintasi Selat Hormuz. Pada hari yang sama, jaksa agung/ kepala penegak hukum Iran juga menegaskan kembali bahwa Selat Hormuz berada dalam wilayah kedaulatan Iran, sehingga gesekan geopolitik tidak mereda karenanya. Minggu ini, kenaikan harga minyak internasional secara kumulatif telah mendekati 6%, dan WTI saat ini berada di sekitar 82 dolar AS. Selat Hormuz menampung sekitar seperempat perdagangan minyak angkutan laut global; perkembangan perundingan yang terkait terus memengaruhi pasar energi dunia. Hanya untuk informasi, bukan merupakan nasihat investasi.