Data inflasi AS pekan ini terus mendingin; PPI bulan Juli secara tak terduga tetap datar secara bulanan, sementara laju pertumbuhan tahunan turun menjadi 4,7%. Penjualan eceran justru lebih mengejutkan dengan penurunan 0,6% secara bulanan, yang merupakan penurunan terbesar sejak Mei tahun lalu. Indeks dolar AS pekan ini juga menembus level psikologis penting di bawah 100, berada di 99,67, untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan. Sementara itu, euro dan pound sterling ikut menguat hingga mencapai level tertinggi baru untuk periode tersebut. Di sisi lain, setelah Kementerian Keuangan Jepang bersama dengan AS melakukan intervensi gabungan di pasar valuta, yen sempat memantul ke sekitar 155, namun kekuatan pihak short dengan cepat membalik arah; kini dolar AS terhadap yen kembali mendekati level 159, dan angka bulat 160 menjadi fokus perhatian pasar. Probabilitas The Fed untuk menaikkan suku bunga pada September telah turun menjadi 31%-35%, sehingga dolar dalam jangka pendek kemungkinan akan melanjutkan kecenderungan cenderung lemah.

Hanya untuk informasi, tidak merupakan saran investasi.