Tempat paling menarik di Dusk yang sebenarnya: bukan privasi, tapi memasukkan aturan keuangan langsung ke dalam rantai?
Kali ini saya meninjau Dusk lagi, dan kesan pertama saya adalah: ini bukan sedang membuat “blockchain publik yang lebih privat”, melainkan membangun sistem lapisan dasar tempat aturan keuangan bisa langsung dieksekusi.
Saya melihat ada dua lapisan desain.
Pertama, lapisan konsensus. Dusk menggunakan Succinct Attestation (SA), yang pada intinya adalah PoS berbasis komite. Node pembuat blok dan node pemegang suara disebut provisioner.
Yang kunci ada pada cara memilih orang: deterministic sortition. Ia mengambil seed acak dari blok sebelumnya, nomor putaran, dan nomor langkah, lalu memasukkannya ke SHA3, kemudian menggabungkannya dengan bobot hak atas stake untuk menyaring kandidat.
Poin pentingnya ada pada pembangkitan seed acak: seed setiap blok berasal dari seed putaran sebelumnya yang ditandatangani oleh pembuat blok putaran sebelumnya menggunakan kunci privat. Hasilnya adalah—untuk putaran berikutnya, tidak ada yang bisa menghitung siapa yang akan membuat blok lebih awal, bahkan pembuat blok saat ini pun tidak bisa.
Langkah ini langsung menutup ruang untuk “penataan lebih dulu”.
Lalu pada finalitas. Blok bergerak dari accepted → attested → confirmed → final, dan semuanya menyempit bertahap. Semakin jauh, probabilitas rollback semakin kecil, dan pada akhirnya menjadi tidak dapat dibalik.
Ditambah mekanisme seperti reward voting, poin, dan pembatasan kualifikasi, pada dasarnya mereka menutup ruang untuk “arbitrase malas” di level permainan.
Sekarang lihat lapisan aplikasi. Zedger adalah yang menjadi fokus.
Di sana, penerbitan, pemusnahan, pembagian dividen, dan force transfer dari aset sekuritas semuanya dituliskan sebagai aturan di dalam rantai. Transaksi yang tidak patuh akan ditahan pada tahap verifikasi, bukan diselidiki setelah kejadian.
Syarat seperti whitelist dan batas kepemilikan diverifikasi dengan bukti pengetahuan nol: yang dibuktikan hanya “kepatuhan”, tanpa mengekspos identitas.
Force transfer juga sama—selama aturan mengizinkan, ia bisa dieksekusi langsung, tanpa perlu tanda tangan manual.
Pihak audit hanya melihat hasilnya, bukan orangnya.
Pemahaman saya tentang Dusk sangat sederhana:
Konsensus menentukan “siapa yang bisa bergerak”, sedangkan Zedger menentukan “bagaimana cara bergerak”.
Satu mengatur siapa boleh berpartisipasi, satu lagi mengatur batasan perilaku.
Jika di masa depan institusi benar-benar melakukan on-chain dalam skala besar, bagian mana yang paling penting menurut Anda?
#dusk $DUSK @Dusk
Kali ini saya meninjau Dusk lagi, dan kesan pertama saya adalah: ini bukan sedang membuat “blockchain publik yang lebih privat”, melainkan membangun sistem lapisan dasar tempat aturan keuangan bisa langsung dieksekusi.
Saya melihat ada dua lapisan desain.
Pertama, lapisan konsensus. Dusk menggunakan Succinct Attestation (SA), yang pada intinya adalah PoS berbasis komite. Node pembuat blok dan node pemegang suara disebut provisioner.
Yang kunci ada pada cara memilih orang: deterministic sortition. Ia mengambil seed acak dari blok sebelumnya, nomor putaran, dan nomor langkah, lalu memasukkannya ke SHA3, kemudian menggabungkannya dengan bobot hak atas stake untuk menyaring kandidat.
Poin pentingnya ada pada pembangkitan seed acak: seed setiap blok berasal dari seed putaran sebelumnya yang ditandatangani oleh pembuat blok putaran sebelumnya menggunakan kunci privat. Hasilnya adalah—untuk putaran berikutnya, tidak ada yang bisa menghitung siapa yang akan membuat blok lebih awal, bahkan pembuat blok saat ini pun tidak bisa.
Langkah ini langsung menutup ruang untuk “penataan lebih dulu”.
Lalu pada finalitas. Blok bergerak dari accepted → attested → confirmed → final, dan semuanya menyempit bertahap. Semakin jauh, probabilitas rollback semakin kecil, dan pada akhirnya menjadi tidak dapat dibalik.
Ditambah mekanisme seperti reward voting, poin, dan pembatasan kualifikasi, pada dasarnya mereka menutup ruang untuk “arbitrase malas” di level permainan.
Sekarang lihat lapisan aplikasi. Zedger adalah yang menjadi fokus.
Di sana, penerbitan, pemusnahan, pembagian dividen, dan force transfer dari aset sekuritas semuanya dituliskan sebagai aturan di dalam rantai. Transaksi yang tidak patuh akan ditahan pada tahap verifikasi, bukan diselidiki setelah kejadian.
Syarat seperti whitelist dan batas kepemilikan diverifikasi dengan bukti pengetahuan nol: yang dibuktikan hanya “kepatuhan”, tanpa mengekspos identitas.
Force transfer juga sama—selama aturan mengizinkan, ia bisa dieksekusi langsung, tanpa perlu tanda tangan manual.
Pihak audit hanya melihat hasilnya, bukan orangnya.
Pemahaman saya tentang Dusk sangat sederhana:
Konsensus menentukan “siapa yang bisa bergerak”, sedangkan Zedger menentukan “bagaimana cara bergerak”.
Satu mengatur siapa boleh berpartisipasi, satu lagi mengatur batasan perilaku.
Jika di masa depan institusi benar-benar melakukan on-chain dalam skala besar, bagian mana yang paling penting menurut Anda?
#dusk $DUSK @Dusk
更强的隐私保护
代码自动执行合规
更安全、不可预测的共识机制
2 jam lagi