Dulu saya membaca berita perusahaan kripto seperti menonton para geek yang sedang “sibuk berkelahi/berproyek” dengan teknologi. Sekarang rasanya seperti melihat lowongan kerja bank.

Anak usaha Copper di AS menjadi anggota FINRA dan pialang pedagang yang terdaftar di SEC; bisnisnya mencakup kustodi (penitipan) yang memenuhi syarat, staking (jaminan), pembiayaan, dan perdagangan OTC (over-the-counter). Begitu beberapa istilah ini ditampilkan, kalau Anda tidak bilang itu perusahaan kripto, saya malah mengira itu perusahaan sekuritas lama.

Menurut saya, ini bukan hal yang buruk. Supaya industri bisa tumbuh dewasa, tentu harus berurusan dengan regulasi. Tapi ada satu hal yang harus dipahami dengan jelas: izin adalah tiket untuk masuk, bukan polis asuransi. Perusahaan yang punya izin pun tetap bisa mengalami masalah—tidak perlu saya beri contoh.

Bagi masyarakat awam, berita ini sebenarnya cukup jauh. Di kustodi yang memenuhi syarat, dua kata “memenuhi syarat” berarti pertama-tama menyaring sebagian besar orang. Staking, pembiayaan, dan OTC bahkan lebih merupakan “meja” institusi. Semakin industri menjadi正规, semakin layanan dibagi-bagi tingkatannya. Pada akhirnya, Anda mungkin akan menyadari bahwa setelah berputar-putar, uang tetap harus dipercayakan kepada perantara yang berizin.

Jadi ketika melihat “kustodi berlisensi”, jangan langsung membayangkan seperti brankas bank atau asuransi. Itu hanya berarti perusahaan ini bisa masuk ke ranah tersebut; tidak berarti uang Anda yang dimasukkan pasti aman tanpa risiko.