DOLAR AS MENCETAK PERGERAKAN SEJARAH....

Indeks Dolar AS sekarang turun sekitar 15,6% dari puncaknya pada 2022, diperdagangkan sekitar 96,8. Ini adalah salah satu penurunan terbesar yang pernah dialami dolar dalam sejarah modern, dan kali terakhir kita menyaksikan penurunan sebesar ini adalah pada tahun 2017. Periode itu tidak berakhir dengan tenang—itu menandai awal dari ekspansi likuiditas global yang besar.

Apa yang terjadi setelah itu patut diingat. Saat dolar melemah, modal berputar agresif ke aset berisiko. Likuiditas melonjak, kondisi keuangan melonggar, dan kripto memasuki pasar bull yang sepenuhnya. Bitcoin naik dari di bawah $200 menjadi hampir $20,000 dalam waktu kurang dari dua tahun. Itu bukan kebetulan. Itu adalah makro.

Inilah cara siklus biasanya bekerja. Dolar yang kuat memperketat kondisi dan menekan risiko. Dolar yang melemah melakukan kebalikannya. Ketika dolar merosot, likuiditas tidak menghilang—ia mencari pengembalian di tempat lain. Secara historis, saat itulah aset berisiko mulai bernapas lagi.

Ini tidak berarti semuanya naik dalam garis lurus, dan ini tidak berarti waktu itu instan. Namun secara struktural, tren penurunan dolar yang berkelanjutan selalu menjadi angin belakang bagi aset seperti kripto. Perubahan makro terlebih dahulu. Harga mengikuti kemudian.

Ketika dolar jatuh, likuiditas berburu risiko. Itu adalah bagian yang disadari kebanyakan orang hanya setelah pergerakan sudah dimulai.

#Mag7Earnings #ClawdbotTakesSiliconValley #USIranMarketImpact #GrayscaleBNBETFFiling $USDC $USDT $RIVER