Jika memahami blockchain sebagai “semua data harus terbuka”, maka hal itu mungkin akan sulit menjadi infrastruktur keuangan yang benar-benar nyata.
Karena di industri keuangan sendiri ada banyak data yang tidak cocok untuk dipublikasikan, termasuk identitas pelanggan, posisi institusi, skala aset, dan strategi transaksi.
@Dusk_Foundation tidak bermaksud melemahkan kepercayaan pada blockchain, melainkan mengubah cara membangun kepercayaan tersebut.
Dengan bantuan zero-knowledge proof, apakah sebuah transaksi sudah sesuai atau apakah seorang pengguna memiliki kualifikasi yang sesuai, semuanya dapat diverifikasi di rantai (on-chain), namun proses verifikasinya tidak harus memublikasikan seluruh informasi dasar.
Ini berarti bahwa blockchain tetap dapat dipercaya, hanya saja keterbukaan informasinya menjadi lebih terperinci.
Mekanisme semacam ini sangat penting untuk RWA berbasis sekuritas.
$DUSK
telah mengembangkan standar token keamanan XSC yang ditujukan untuk skenario keuangan, serta memproses persyaratan identitas dan kepatuhan melalui Citadel, sekaligus menggunakan DuskEVM untuk menurunkan ambang masuk bagi pengembang Solidity yang ada.
Seiring dengan peluncuran mainnet pada Januari 2026, serta dorongan menuju tokenisasi sekuritas yang teregulasi bersama platform perdagangan berlisensi Belanda, NPEX, kini ia mulai berkembang dari kerangka teknis menuju skenario aset riil.
Saya yakin perubahan yang ingin dilakukan oleh Dusk adalah mengubah cara orang memahami “transparansi public chain”.
Transparansi seharusnya berarti aturan dan hasil dapat diverifikasi, bukan berarti semua data sensitif harus dipublikasikan ke seluruh internet.
Jika di masa depan semakin banyak aset tradisional masuk ke dalam rantai, struktur data yang dapat diverifikasi namun tetap dapat dikendalikan seperti ini mungkin akan menjadi bagian penting dari keuangan institusional.
#Dusk
Karena di industri keuangan sendiri ada banyak data yang tidak cocok untuk dipublikasikan, termasuk identitas pelanggan, posisi institusi, skala aset, dan strategi transaksi.
@Dusk_Foundation tidak bermaksud melemahkan kepercayaan pada blockchain, melainkan mengubah cara membangun kepercayaan tersebut.
Dengan bantuan zero-knowledge proof, apakah sebuah transaksi sudah sesuai atau apakah seorang pengguna memiliki kualifikasi yang sesuai, semuanya dapat diverifikasi di rantai (on-chain), namun proses verifikasinya tidak harus memublikasikan seluruh informasi dasar.
Ini berarti bahwa blockchain tetap dapat dipercaya, hanya saja keterbukaan informasinya menjadi lebih terperinci.
Mekanisme semacam ini sangat penting untuk RWA berbasis sekuritas.
$DUSK
telah mengembangkan standar token keamanan XSC yang ditujukan untuk skenario keuangan, serta memproses persyaratan identitas dan kepatuhan melalui Citadel, sekaligus menggunakan DuskEVM untuk menurunkan ambang masuk bagi pengembang Solidity yang ada.
Seiring dengan peluncuran mainnet pada Januari 2026, serta dorongan menuju tokenisasi sekuritas yang teregulasi bersama platform perdagangan berlisensi Belanda, NPEX, kini ia mulai berkembang dari kerangka teknis menuju skenario aset riil.
Saya yakin perubahan yang ingin dilakukan oleh Dusk adalah mengubah cara orang memahami “transparansi public chain”.
Transparansi seharusnya berarti aturan dan hasil dapat diverifikasi, bukan berarti semua data sensitif harus dipublikasikan ke seluruh internet.
Jika di masa depan semakin banyak aset tradisional masuk ke dalam rantai, struktur data yang dapat diverifikasi namun tetap dapat dikendalikan seperti ini mungkin akan menjadi bagian penting dari keuangan institusional.
#Dusk
