Mengapa Binance tidak bisa begitu saja mengambil saham apa pun lalu menjadikannya bStock?
Sekilas terlihat mudah: ada saham → dibelinya → token pun diterbitkan.
Namun untuk bStock, itu saja tidak cukup.
Setiap token harus didukung oleh saham nyata dengan rasio 1:1, yang disimpan pada kustodian yang teregulasi. bStock itu sendiri diterbitkan sebagai sertifikat, dan akses ke sana juga bergantung pada persyaratan regulasi serta yurisdiksi.
Artinya, untuk menerbitkan bStock baru, perlu menyelesaikan beberapa hal sekaligus:
- di mana saham acuan akan disimpan
- bagaimana dukungan 1:1 akan diverifikasi
- apakah kerangka regulasi memungkinkan penerbitan dan perdagangan
- apakah likuiditas yang memadai dapat dijamin
- apakah secara teknis dapat mendukung peristiwa korporat — split, dividen, dll.
Jadi bStock baru bukan sekadar “menambahkan satu ticker lagi”. Di balik satu token terdapat seluruh infrastruktur.
#bstockscis @BinanceCIS
Sekilas terlihat mudah: ada saham → dibelinya → token pun diterbitkan.
Namun untuk bStock, itu saja tidak cukup.
Setiap token harus didukung oleh saham nyata dengan rasio 1:1, yang disimpan pada kustodian yang teregulasi. bStock itu sendiri diterbitkan sebagai sertifikat, dan akses ke sana juga bergantung pada persyaratan regulasi serta yurisdiksi.
Artinya, untuk menerbitkan bStock baru, perlu menyelesaikan beberapa hal sekaligus:
- di mana saham acuan akan disimpan
- bagaimana dukungan 1:1 akan diverifikasi
- apakah kerangka regulasi memungkinkan penerbitan dan perdagangan
- apakah likuiditas yang memadai dapat dijamin
- apakah secara teknis dapat mendukung peristiwa korporat — split, dividen, dll.
Jadi bStock baru bukan sekadar “menambahkan satu ticker lagi”. Di balik satu token terdapat seluruh infrastruktur.
#bstockscis @BinanceCIS
