SPCX sekarang sekitar 139u, masih tergeletak di lubang yang ditembus jatuh ke 148, 135 tidak tembus, 144 tidak tersentuh. Kesimpulan dulu—di posisi ini aku tidak mengejar kenaikan (FOMO), tapi lebih banyak menunggu dengan posisi mengintai; yang ditunggu adalah satu dorongan itu.

Yang paling mencolok bukan harga, tapi kontraknya. Posisi (open interest) sehari lagi dipangkas hingga hampir 10%. Gelombang leverage yang mengejar di 148 pada dasarnya sudah disapu bersih. Tapi uangnya belum pergi—rasio pembelian aktif naik sampai 74%, long/short ratio 2,9, dan dalam 7 jam terakhir, transaksi aktif juga naik sekitar 70%. Artinya posisi menyusut, tapi order beli masuk—ini jelas bukan tampak seperti mau kabur.

Fee masih negatif. Long sama sekali tidak ramai/overcrowded, dan harga juga sudah kembali berdiri di atas garis rata-rata. Di order book spot, volume yang digantung di level beli (satu layer) adalah lebih dari dua kali dibanding sisi lawan. Di dasar lubang 135, sudah menghajar berhari-hari tapi tak ada yang bisa menembusnya.

Intinya begini: kalau ke bawah ada yang menyerap, ke atas tidak ada order likuidasi (beruntun) dan tidak ada long yang menumpuk. Yang kurang hanya satu dorongan untuk mengangkat/menyingkirkan 144. Sebelum tembus, jangan mengejar—menunggu sambil mengamati pullback. Pada hari 144 ditembus dengan volume dan bertahan di atas sana, barulah itu benar-benar pergantian tren.

Risikonya cuma satu—kalau 135 ditembus sampai jebol, maka struktur kotak (range) akan runtuh. Saat itu jangan keras kepala; keluar dulu lalu lihat. Di dalam lubang ini, aku condong bullish (long), menunggu breakout.

#spcx $SPCX