Inflasi mendingan, probabilitas kenaikan suku bunga langsung anjlok dari 75% ke 25%. Lalu bagaimana hasilnya? Imbal hasil lelang obligasi AS tenor 30 tahun merangsek ke 5,216%, tertinggi sejak 2001. Kabar bagusnya datang—malah tidak naik, tapi turun. Pasar obligasi sedang memberi tahu semua orang: “Aku tidak percaya pada The Fed”. $ACE

Kenapa? Premi tenor sedang dihitung ulang. Defisit fiskal meledak, The Fed menyusutkan neraca, dan pembiayaan berbiaya mahal didorong oleh “pembakaran uang” AI. Yang ditakuti pasar adalah: inflasi tidak bisa ditekan, kredibilitas The Fed runtuh, dan imbal hasil untuk tenor panjang justru akan makin tinggi.

Kalau dibawa ke dunia kripto, lebih langsung: imbal hasil obligasi AS 10 tahun mau mengarah ke 5%, maka Bitcoin langsung “ditekan” hingga bergesekan di sekitar 64.000 dolar. Probabilitas kenaikan suku bunga turun, tapi likuiditas tidak mengendur—institusi tidak berani menyerbu. BTC jalan di tempat, altcoin lebih parah—aset berbeta tinggi selalu yang paling duluan kena pukul saat suku bunga menekan.
$BTC

Kawan-kawan, menurut kalian, lonjakan BTC kali ini menunggu likuiditas berbalik arah, atau justru masih akan terus dipukul oleh imbal hasil obligasi jangka panjang? Sampai jumpa di kolom komentar.
#交易员下调2027年中前美联储加息押注 #美国8月一年期通胀预期升至4.3%