<![CDATA[
KORU saat ini sekitar 21.58. Tadi malam sempat naik hingga 22.96, lalu terpukul balik oleh satu candle dengan sumbu atas panjang. Sekarang posisinya kembali merapat di bawah garis 15 menit.

Posisinya hampir sama seperti dua hari lalu.

Kesimpulan dulu: di sini saya tidak mengejar kenaikan (tidak buy/memotong naik). Masalahnya bukan pada tren—arah harian dan 4 jam masih cenderung naik, dan dalam 24 jam juga tidak banyak turun. Masalahnya, ketika terjadi dorongan naik kali ini, tidak terlihat “uang sungguhan” yang benar-benar masuk (pembelian riil).

Untuk spot, arus dana untuk big order bersih pada 5 candle K semuanya bernilai 0. Di成交主动 (transaksi yang dipelopori), porsi buy hanya sekitar tiga puluh persen lebih, sedangkan sell hampir dua kali lipat buy. Biaya/fee berturut-turut 8 kali semuanya negatif, artinya posisi kontrak secara keseluruhan menunjukkan pasar sedang ditekan oleh pihak bearish. Komposisi posisi big money: proporsi long 42%, jika dihitung hasilnya juga net short. Intinya, yang mendorong naik itu lebih ke sentimen, bukan dana.

Dinding beli (order buy wall) memang terlihat lebih tebal daripada dinding jual, dan ini memberi penopang untuk jangka pendek. Tapi itu karena ada order yang “menunggu”, bukan karena dana yang benar-benar “berebut”. Begitu主动买盘 (pembelian agresif) ditarik, topangan dari order yang dipasang saja tidak akan mampu bertahan di harga tinggi. Apalagi ini adalah instrumen dengan leverage 3x, jadi volatilitas akan diperbesar—toleransi kalau ngejar harga juga makin kecil.

Jadi, di titik ini saya lebih cenderung menunggu: jika harga tembus turun melewati low sebelumnya 21.2, itu berarti indikasi bahwa support/penyerapan benar-benar hilang; setelah risiko tersalurkan, baru dipikirkan lagi. Namun jika volume kembali meningkat dan mampu menembus serta bertahan di atas 22.9, barulah saya akan mempertimbangkan lagi. Di tengah-tengah periode ini, mengejar long tidak terlalu bagus dari sisi risk-reward; lebih baik lihat dulu ke mana dana memilih bergerak.

#koru $KORU
]]>