Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah menyetujui tahun ini pada bulan April, dan Bursa Nasdaq akan resmi menerapkan rezim perdagangan 23 jam pada 6 Desember 2026—setiap minggu 5 hari perdagangan, dengan hanya menyisakan 1 jam waktu henti tiap hari untuk pemeliharaan sistem, sedangkan sisanya 23 jam tetap dibuka secara berkelanjutan. Ini berarti investor Asia tidak perlu lagi begadang memantau pergerakan pasar; sesi perdagangan Asia-Pasifik dapat terhubung secara mulus dengan saham AS. Sementara itu, bursa saham lokal di Eropa dan Asia dapat menghadapi tekanan persaingan modal yang lebih besar, dan babak perebutan likuiditas intraday antar bursa global sedang dimulai. Fleksibilitas perdagangan ETF seperti $NAS100 yang melacak indeks Nasdaq akan meningkat secara signifikan; investor perlu memperhatikan ritme volatilitas yang timbul akibat perubahan jendela pembukaan di berbagai pasar.

Hanya untuk referensi informasi, bukan merupakan nasihat investasi.