$BTC Dari 5000U ke 150.000U, tanpa sekali pun terkena margin call (zero liquidation), dia ternyata mengandalkan tiga metode yang kelihatannya “bodoh” ini.

Kisah nyata. Ada teman saya: mulai dari 5000U, berhasil sampai 150.000U, dan selama prosesnya tidak pernah margin call. Yang dia andalkan bukan teknik yang rumit, tapi tiga metode yang terlihat sangat “bodoh”.

Metode pertama yang bodoh: hanya Bitcoin, hanya mengikuti tren level harian.

Dia bilang, pergerakan Bitcoin paling teratur, dan tren level harian paling stabil. Dia tidak melihat koin lain, tidak melihat timeframe lain. Cuma satu itu—ia menyaring 90% noise dan jebakan. Bodoh? Memang bodoh. Tapi tepat satu ini yang membuatnya terhindar dari banyak kubangan altcoin abal-abal.

Metode kedua yang bodoh: setiap order hanya pakai 10% posisi, dengan cut loss 1,5%.

Posisinya ringan banget—sampai-sampai margin call pun sulit menemukannya. Cut loss dipasang, dan kalau sudah kena ya tetap, tidak diutak-atik. Dia bilang, dulu margin call terjadi karena posisi terlalu berat dan tidak rela keluar. Kalau posisinya ringan, saat waktunya keluar tidak ragu sedikit pun. Bodoh? Memang bodoh. Tapi tepat aturan inilah yang membuatnya tidak pernah mengalami liquidation selama proses.

Metode ketiga yang bodoh: ketika uangnya berlipat, tarik setengahnya; kalau dua order berturut-turut rugi, berhenti selama tiga hari.

Kalau sudah menghasilkan uang, langsung dimasukkan ke kantong, tidak ada sikap “serakah bertahan terus”. Kalau kondisinya tidak sesuai, berhenti—jangan lanjut kalau tidak sinkron. Bodoh? Memang bodoh. Tapi justru ini yang membuat uang yang ia dapatkan tidak sempat terbuang lagi.

Tiga metode yang bodoh ini, dari 5000U ke 150.000U, zero liquidation. Dia bilang, metode bodoh bisa menghasilkan uang karena bodohnya sampai kamu bisa terus melakukannya. Hal yang bisa terus dilakukan, pada akhirnya membuat efek kompaun datang.

Kalau mau menghindari jalan berliku, datang ke grup obrolan cari saya—irama kali ini akan bawa kamu makan daging.