Pada hari Sabtu, tekanan pada pergerakan pasar masih berlanjut dengan volatilitas sempit; total kapitalisasi pasar kripto menyusut 0,71% menjadi 2,24 triliun dolar AS. Bitcoin terkoreksi tipis sebesar 0,89% menjadi 62.892,70 dolar AS, sedangkan Ethereum turun tipis 0,46% dan berputar di 1.879,72 dolar AS.

1️⃣ SEC tiba-tiba mengumumkan penundaan tanpa pemberitahuan atas rancangan regulasi kripto besar pertamanya, dan tidak memberikan tanggal penjadwalan ulang. Tim kepatuhan dan institusi manajemen aset tidak memiliki panduan yang jelas; sebagian likuiditas mungkin terpaksa dipercepat mengalir ke luar negeri.

2️⃣ Galaxy Research mengonfirmasi adanya kerentanan pada firmware Coldcard yang minimal telah menyebabkan perampokan 1.778 BTC (sekitar 112 juta dolar AS) dan dana tersebut mengalir ke 33 klaster alamat peretas.
“Pelarian” ala raksasa Wall Street: kepemilikan saham BlackRock yang dipegang JPMorgan atas IBIT meningkat 25%, sementara kepemilikan spot ETF Ethereum ETHA langsung berlipat tiga! Para institusi sedang memanfaatkan risiko celah self-custody untuk mempercepat pemindahan aset ke ETF yang patuh aturan.

3️⃣ Goldman Sachs akan menggelontorkan hingga 2,25 miliar dolar AS untuk akuisisi NEOS Investments, menguasai ETF berimbal hasil tinggi Bitcoin (BTCI) dengan skala 1,1 miliar dolar AS, sehingga mempercepat penyerapan pasar pendapatan dari on-chain dan derivatif.

4️⃣ Dari sisi makro, data penjualan ritel terbaru AS justru melemah tak terduga; pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September anjlok menjadi 30,6%. Probabilitas “menahan” atau beralih menjadi lebih dovish meningkat menjadi 69,4%.

💬
Interaksi hari ini: MSCI ingin menghapus Strategy dan Metaplanet dari indeks karena cara mereka beroperasi dengan membeli BTC. Namun, JPMorgan dan Goldman Sachs justru sedang memburu ETF Bitcoin secara besar-besaran. Di satu sisi, ada tekanan terhadap indeks saham tradisional; di sisi lain, ada ekspansi brutal dari raksasa Wall Street di sisi ETF. Menurut Anda, investor ke depan akan terus memegang “saham proxy” seperti Strategy, atau sepenuhnya merangkul ETF yang patuh aturan?