XRP jatuh di bawah ambang $1 minggu ini, menyentuh level setendah $0,99, karena penurunan yang lebih luas di pasar kripto menyeret harga turun di seluruh papan. Pergerakan ini memicu gelombang komentar bernada bearish yang sudah akrab di internet, dengan beberapa trader menyatakan token tersebut—dan kripto secara umum—sedang dalam masa-masa keluar. Namun tidak semua orang di pasar menafsirkan penurunan ini dengan cara yang sama.
Pola yang Sering Terjadi dari Kepanikan yang Familiar
Coach JB mengatakan bahwa Bitcoin saja telah dinyatakan “mati” lebih dari 470 kali sejak diciptakan, angka yang beredar luas di kalangan penggemar kripto sebagai bantahan terhadap seruan bearish yang berulang. Ia berpendapat bahwa investor yang membeli narasi tersebut dan tetap di luar pasar setiap kali akan melewatkan potensi keuntungan jangka panjang yang besar, meskipun cara pandang ini mencerminkan bias hindsight dan bukan jaminan kinerja di masa depan.
Bagaimana Kinerja XRP dan Bitcoin Sejak 2020
Berdasarkan angka yang dibagikan oleh Coach JB, sejak Januari 2020:
Bitcoin naik kira-kira 796%
XRP naik kira-kira 445%
Emas naik kira-kira 179%
S&P 500 naik kira-kira 137%
Properti real estat AS naik kira-kira 55%
Angka-angka ini mencerminkan kinerja harga historis dalam jangka waktu tertentu dan tidak memperhitungkan volatilitas yang dialami sepanjang prosesnya, termasuk pertarungan hukum XRP multi-tahun dengan SEC atau penurunan tajam Bitcoin selama periode tersebut. Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa depan.
Strategi Dollar-Cost Averaging (DCA) Saat Turun
Daripada menganggap penurunan di bawah $1 sebagai sinyal untuk keluar, Coach JB mengatakan pendekatan pribadinya adalah melakukan dollar-cost averaging, membeli lebih agresif saat harga turun dan mengambil keuntungan ketika harga pulih. Ia mengungkapkan bahwa kepemilikan terbesarnya saat ini adalah XRP, diikuti oleh Bitcoin dan Solana, dan bahwa ia mulai mengumpulkan XRP bertahun-tahun sebelum XRP menjadi perdagangan arus utama, serta Bitcoin yang mulai sekitar 2023.
Ia juga memberikan perkiraan harga jangka pendek, yang menunjukkan XRP bisa terus diperdagangkan di kisaran sekitar $0,60 hingga $0,90 sebelum potensi pemulihan pada akhir tahun, serta Bitcoin bisa mengalami penurunan lebih lanjut hingga kisaran $40.000–$50.000. Perlu ditekankan bahwa ini adalah perkiraan spekulatif satu orang, bukan ramalan yang terverifikasi, dan pasar kripto tetap sangat tidak dapat diprediksi. Tidak ada yang bisa—termasuk trader berpengalaman—memastikan pergerakan harga jangka pendek secara akurat.
