Harga minyak bergerak lebih tinggi pada Jumat, 14 Agustus, dengan Brent sekitar $88,5/bbl dan WTI sekitar $82,4/bbl. Brent naik kira-kira 1,7% pada hari itu dan sekitar 6% untuk pekan ini.

🔥 Apa yang mendorong minyak?
Risiko pasokan Timur Tengah: Ketegangan AS–Iran yang berlanjut dan ketidakpastian terkait dibukanya kembali Selat Hormuz menjaga premi geopolitik pada minyak mentah.

Gangguan tanker: Serangan terbaru terhadap kapal telah meningkatkan kekhawatiran tentang pengiriman dan arus pasokan.

Kekuatan penyeimbang yang bearish: Meningkatnya persediaan minyak mentah AS dan ekspektasi permintaan global yang melambat dapat membatasi kenaikan jika ketegangan geopolitik mereda.

📊 Outlook teknikal
Brent: Bias tetap bullish di atas $85.

Resistensi: $90 → $92 → $95

Support: $86 → $84 → $80

Jika tembus atas $90 secara berkelanjutan dapat membuka jalan menuju $92–95.

Kegagalan bertahan di $84–85 akan meningkatkan risiko koreksi menuju $80.

EIA saat ini memperkirakan Brent rata-rata sekitar $85/bbl pada Q3 2026, sementara proyeksi jangka panjang mengantisipasi harga melandai seiring normalisasi pasokan.

Intinya: 🟢 Bullish jangka pendek, tetapi sangat sensitif terhadap berita. Level $90 adalah ujian penting dalam waktu dekat; meredanya ketegangan sekitar Hormuz bisa memicu pembalikan tajam.

#OilEdgesHigher #AnthropicIPOMeetingsSkipFinancialsValuation #KalshiOrderedToSuspendWashingtonOperations #GlobalStocksNearRecordHighs #levelsabovemagical