BTC sekarang sekitar 63.100. Setelah sempat menekan ke titik terendah 62.484 kemarin, lalu dipompa kembali, BTC terus “membeku” bertahan di atas garis ganda moving average 15 menit.
Yang paling jelas di posisi ini adalah pertarungan antara spot dan futures. Dari sisi spot, dalam tiga jam terakhir terjadi arus masuk bersih yang berlangsung selama 12 candle berturut-turut—tanpa satu pun yang negatif; dan di area terendah memang ada “uang sungguhan” yang menopang. Namun di sisi futures, polanya benar-benar berbeda: rasio long/short aktif ditekan hingga 0,33; pembelian aktif hanya mencapai 24%, volume order jual justru tiga kali lipat dibanding order beli; biaya/fee sangat rendah, dan basis (perbedaan harga) masih negatif.
Intinya, uang penampung ada di spot, sedangkan tangan penekan ada di futures. Dari sisi sentimen juga terbelah: satu pihak ada narasi institusional seperti Bank Leumi yang akan membuka pembelian BTC di dalam aplikasi, serta dana sovereign wealth Abu Dhabi yang dikabarkan memegang lebih dari 760 juta dolar; di sisi lain ada ETF yang terus mengalami arus keluar, death cross masih berlangsung, dan harga masih berada di bawah garis 200-day moving average. Untuk arah jangka menengah, baik 4 jam maupun harian masih cenderung turun. Jadi gelombang ini lebih cocok disebut technical rebound setelah jatuh ke 62.484.
Karena itu, di posisi ini saya tidak ingin terburu-buru mengambil taruhan. Kejar long? Tekanan jual di futures masih menekan, rasionya kurang bagus. Pergi ke short? Arus masuk bersih di spot sudah terpampang jelas, dan ada dukungan di level bawah; jika turun lagi, ruangnya tidak banyak untuk dipertaruhkan.
Yang kunci adalah melihat sisi mana yang bisa menang lebih dulu. Entah spot terus membeli dan mengubah rebound menjadi tren, atau tekanan jual di futures memukul kembali rebound. Biarkan pasar yang memilih jalannya dulu, nanti saya ikut.
#btc $BTC
Yang paling jelas di posisi ini adalah pertarungan antara spot dan futures. Dari sisi spot, dalam tiga jam terakhir terjadi arus masuk bersih yang berlangsung selama 12 candle berturut-turut—tanpa satu pun yang negatif; dan di area terendah memang ada “uang sungguhan” yang menopang. Namun di sisi futures, polanya benar-benar berbeda: rasio long/short aktif ditekan hingga 0,33; pembelian aktif hanya mencapai 24%, volume order jual justru tiga kali lipat dibanding order beli; biaya/fee sangat rendah, dan basis (perbedaan harga) masih negatif.
Intinya, uang penampung ada di spot, sedangkan tangan penekan ada di futures. Dari sisi sentimen juga terbelah: satu pihak ada narasi institusional seperti Bank Leumi yang akan membuka pembelian BTC di dalam aplikasi, serta dana sovereign wealth Abu Dhabi yang dikabarkan memegang lebih dari 760 juta dolar; di sisi lain ada ETF yang terus mengalami arus keluar, death cross masih berlangsung, dan harga masih berada di bawah garis 200-day moving average. Untuk arah jangka menengah, baik 4 jam maupun harian masih cenderung turun. Jadi gelombang ini lebih cocok disebut technical rebound setelah jatuh ke 62.484.
Karena itu, di posisi ini saya tidak ingin terburu-buru mengambil taruhan. Kejar long? Tekanan jual di futures masih menekan, rasionya kurang bagus. Pergi ke short? Arus masuk bersih di spot sudah terpampang jelas, dan ada dukungan di level bawah; jika turun lagi, ruangnya tidak banyak untuk dipertaruhkan.
Yang kunci adalah melihat sisi mana yang bisa menang lebih dulu. Entah spot terus membeli dan mengubah rebound menjadi tren, atau tekanan jual di futures memukul kembali rebound. Biarkan pasar yang memilih jalannya dulu, nanti saya ikut.
#btc $BTC