#TapestryFallsNearly15%OnEarnings

📊 | TAPESTRY CAI 15% SETELAH BIMBINGAN KURANG KUAT

Saham Tapestry turun hampir 15% setelah perusahaan merilis hasil kuat untuk kuartal fiskal keempat, namun memberikan panduan untuk tahun fiskal 2027 yang lebih lemah dari perkiraan. Saham sempat anjlok hingga 16,9% selama perdagangan, menyentuh level terendah dalam enam bulan.

🔍 APA YANG DITUNJUKKAN ANGKA-ANGKANYA:

Tapestry, perusahaan induk Coach dan Kate Spade, melaporkan pendapatan triwulanan sekitar US$ 1,88 miliar, naik 9% dibanding tahun sebelumnya, sementara laba yang disesuaikan mencapai US$ 1,32 per saham, melampaui estimasi analis sebesar US$ 1,28.

Coach tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan, dengan penjualan naik sekitar 14%, sedangkan Kate Spade mengalami penurunan penjualan sebesar 7% selama kuartal tersebut. Para investor makin khawatir bahwa kelemahan Kate Spade dapat membebani pertumbuhan keseluruhan Tapestry.

📌 YANG MEMBUAT PASAR KHawatir:

Untuk tahun fiskal 2027, Tapestry memperkirakan pendapatan antara US$ 8,4 miliar hingga US$ 8,5 miliar dan laba yang disesuaikan antara US$ 7,80 hingga US$ 7,90 per saham. Prediksi pendapatan sedikit di bawah ekspektasi Wall Street, yang memicu aksi jual besar, meskipun laba melampaui perkiraan.

⚡ REAKSI PASAR:

Reaksi ini menunjukkan bahwa para investor tidak hanya melihat hasil positif di masa lalu, tetapi juga sangat menyoroti pertumbuhan di masa depan. Momentum Coach tetap kuat, namun kinerja Kate Spade dan gambaran umum perusahaan untuk 2027 akan menjadi faktor kunci bagi pergerakan saham Tapestry ke depan.

#AlphaFamily
📊 ASET YANG ADA DI RADAR:

$VELVET
$TUT
$AKE