📌 KERUGIAN HAMPIR 12 JUTA USD AKIBAT SKEMA TIPU-TIPU PEREKRUTAN CRYPTO PALSU
🚨 Menurut data statistik dari kepolisian Singapura, kasus penipuan yang menyamar sebagai perekrutan di industri crypto telah menyebabkan kerugian sekitar 11,8 juta USD.
👉 Biasanya, skenario bermula di LinkedIn, ketika peretas menyamar sebagai perekrut dan menghubungi karyawan di bidang crypto. Setelah sesi wawancara melalui Google Meet, korban diminta mengerjakan tes code di laptop mereka sendiri yang diberikan oleh perusahaan.
💻 Saat mengerjakan tes tersebut, situs web atau alat palsu dapat diam-diam menyisipkan malware ke perangkat. Dari sinilah, peretas berupaya melewati lapisan otentikasi, mengambil alih akses ke repositori kode sumber, lalu memperluas kontrol hingga ke sistem internal.
💰 Begitu peretas sudah masuk cukup dalam, mereka dapat mengakses sistem penting dan akhirnya mencuri aset crypto milik perusahaan.
⚠️ Yang paling mengkhawatirkan adalah korban awalnya mungkin sama sekali tidak menyadari bahwa dirinya sedang diserang. Pada perusahaan crypto, satu laptop karyawan pun bisa menjadi celah bagi peretas untuk merangsek lebih jauh ke seluruh sistem.
👉 Polisi Singapura mengimbau perusahaan untuk melindungi informasi kredensial dengan ketat, mengendalikan akses ke repositori kode sumber dan server internal, serta lebih waspada terhadap tes rekrutmen yang berasal dari sumber yang tidak terverifikasi.
👇 TRANSAKSI HOT COIN DI SINI 👇
$ACE
$HEI
$2Z