$TUT | $AKE | $APR
Perjalanan Ketika Aku Masih Sendirian Berjuang Untuk Tujuan-Tujuanku:
Grafik tidak pernah menjadi musuh terbesarku. Emosikulah musuhnya. Ketakutan membuatku keluar dari posisi bagus terlalu cepat, keserakahan membuatku bertahan pada posisi lebih lama dari yang seharusnya, dan FOMO mendorongku masuk ke trade yang sebenarnya tidak punya alasan kuat untuk kuambil. Perlahan aku menyadari bahwa bahkan setup grafik yang sempurna pun bisa gagal jika mindset-ku salah.
Saat itulah aku mulai membuat jurnal psikologi trading. Aku mulai mencatat tidak hanya entry dan exit-ku, tapi juga apa yang aku rasakan sebelum, selama, dan setelah setiap trade. Seiring waktu, aku belajar bahwa memahami diriku sendiri sama pentingnya dengan memahami pasar. Semakin baik aku mengendalikan emosiku, semakin baik pula aku menjadi seorang trader.
Bergabunglah mulai dari sini untuk mendukungku di Binance Square (DYOR) 👇
Perjalanan Ketika Aku Masih Sendirian Berjuang Untuk Tujuan-Tujuanku:
Grafik tidak pernah menjadi musuh terbesarku. Emosikulah musuhnya. Ketakutan membuatku keluar dari posisi bagus terlalu cepat, keserakahan membuatku bertahan pada posisi lebih lama dari yang seharusnya, dan FOMO mendorongku masuk ke trade yang sebenarnya tidak punya alasan kuat untuk kuambil. Perlahan aku menyadari bahwa bahkan setup grafik yang sempurna pun bisa gagal jika mindset-ku salah.
Saat itulah aku mulai membuat jurnal psikologi trading. Aku mulai mencatat tidak hanya entry dan exit-ku, tapi juga apa yang aku rasakan sebelum, selama, dan setelah setiap trade. Seiring waktu, aku belajar bahwa memahami diriku sendiri sama pentingnya dengan memahami pasar. Semakin baik aku mengendalikan emosiku, semakin baik pula aku menjadi seorang trader.
Bergabunglah mulai dari sini untuk mendukungku di Binance Square (DYOR) 👇