• melihat ke belakang

Sekitar pukul 18:15 GMT pada tanggal 3 Januari 2009, blok genesis Bitcoin dibuat di server kecil di Helsinki, Belanda Satoshi Nakamoto meninggalkan kalimat ini di blok: The Times 03/Jan/2009 Rektor di ambang detik dana talangan bagi bank. Kalimat ini menjadi judul halaman depan The Times hari itu, yang menandai lahirnya Bitcoin sebagai mata uang terdesentralisasi. Namun, seiring berkembangnya pasar mata uang kripto, perdebatan antara sentralisasi dan desentralisasi semakin meningkat. Krisis de-anchoring USDC baru-baru ini telah menyoroti masalah ini.

  • Krisis USDC yang Tidak Tertahankan

Baru-baru ini, acara pelepasan penahan harga USDC telah menarik perhatian pasar secara luas. Alasan utama pelepasan jangkar harga USDC kali ini adalah karena Circle, penerbit USDC, menyatakan memiliki transaksi bisnis dengan dua bank, Slivergate dan SVB memiliki simpanan yang dirahasiakan, sedangkan SVB memiliki cadangan USDC sebesar US$3,3 miliar . Namun, kedua bank yang sangat menguntungkan ini telah berinvestasi besar-besaran pada obligasi Treasury AS ketika Federal Reserve meluncurkan kebijakan moneter yang longgar. Ketika The Fed menaikkan suku bunga, kerugian kertas pada obligasi Treasury mereka terus bertambah.

Selain itu, banyak perusahaan teknologi yang memberhentikan karyawannya karena bisnisnya menyusut dan memilih menarik simpanan mereka untuk mempertahankan operasional. Hal ini mengakibatkan bank harus mengubah kerugian buku menjadi kerugian aktual, yang menempatkan Silvergate dan SVB pada risiko kebangkrutan, yang selanjutnya memicu penghentian USDC.

Kepanikan pasar meningkat, dengan bursa besar seperti Binance dan beberapa protokol DeFi mengumumkan penangguhan pertukaran antara USDC dan dolar AS, atau penghapusan bisnis pinjaman dan penjaminan terkait USDC. Langkah ini semakin memperkuat kepanikan di pasar, menyebabkan pasar mata uang kripto jatuh ke dalam kekacauan.

Namun, beberapa hari setelah kejadian itu terjadi, keadaan berubah menjadi lebih baik. Menteri Keuangan AS Yellen, Ketua Federal Reserve Powell, dan Ketua FDIC bersama-sama mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa mereka akan mengambil tindakan untuk menyelamatkan pasar. Penyebaran berita ini sampai batas tertentu meredakan kepanikan pasar.

Singkatnya, insiden de-anchoring USDC ini telah mengungkap kerapuhan pasar mata uang kripto. Di masa depan, pasar perlu memperhatikan kebijakan dan langkah-langkah peraturan yang relevan untuk memastikan stabilitas dan pembangunan pasar yang berkelanjutan.

  • Melihat ke masa depan

Setelah mengalami babak pasar bearish ini, banyak investor secara bertahap kembali ke rasionalitas setelah serangkaian peristiwa badai. Mereka terbangun dari institusi yang mereka kejar di pasar yang sedang naik (bullish market) sebelumnya dan menyadari bahwa institusi tersebut tidak mahakuasa dan dalam banyak kasus mungkin hanya sekedar pengaruh besar di pasar.

Setelah melalui jalan memutar menuju sentralisasi, semua orang tiba-tiba menyadari bahwa desentralisasi selalu menjadi fondasi lingkaran mata uang. Jika sentralisasi dapat dipercaya, maka lingkaran ini telah kehilangan makna keberadaannya.

Ketika berbagai rantai publik mengadopsi mekanisme konsensus PoS satu demi satu, sambil menunjukkan keunggulan TPS yang tinggi, mereka juga mengungkap banyak masalah. Menghadapi pasar masa depan, orang-orang mulai berpikir: Cerita seperti apa yang akan diceritakan oleh pasar bullish berikutnya?

Mekanisme PoS lebih cocok untuk merangkul institusi, sedangkan mekanisme PoW lebih sejalan dengan semangat desentralisasi. Di masa depan, perdebatan tentang PoW dan PoS akan semakin intens.