Alamat Bitcoin ini jadi viral: bc1qqhx2nydhdw5qhruslhwf74hdjq88lh662m8xy2. Karena sebuah kesalahan, ia kehilangan 1,6 BTC—bukan karena koinnya “hancur” secara tidak sengaja, tetapi karena dikirimkan sebagai uang untuk para <span>miner</span>.

@SpiderPool_com. Kini musim dingin bagi penambangan Bitcoin, dan ini jelas seperti “hangat di tengah salju”. Kesempatan untuk menjelaskan kesalahan itu dan meminta dana kembali ke SpiderPool sangat kecil, karena sudah menjadi pendapatan sah para penambang. Atau mungkin pemilik dompet tidak kekurangan uang—1,6 BTC itu hanya koin uji.

Lihat bagaimana ia melakukan operasinya, menurut laporan Beincrypto:
Seorang pengguna Bitcoin membayar biaya jaringan sebesar 1,6 BTC (sekitar 102.778 dolar AS) dalam satu transaksi akibat kesalahan perangkat lunak.

Transfer ternyata nol: transaksi tersebut dikonfirmasi pada 12 Agustus 2026 di blok Bitcoin ke-962.142. Catatan on-chain menunjukkan bahwa seluruh 160 juta lebih satoshi dari input transaksi itu diambil oleh para miner, sehingga jumlah yang diterima pihak tujuan adalah 0 BTC.

Miner justru diuntungkan: pool penambang SpiderPool menggali blok tersebut dan mengemas transaksi ini. Total fee pada blok itu sekitar 1,82 BTC, dengan 88% berasal dari kesalahan tersebut.

Penyebab kecelakaan
Pengguna menjalankan skrip otomatis yang menggunakan fitur Replace-by-Fee (RBF) untuk mempercepat antrean transaksi yang belum terkonfirmasi dengan menaikkan fee.
Namun, skrip otomatis itu mengalami loop logika yang berujung pada menaikkan penawaran secara buta dengan kecepatan sekali per detik; akhirnya, seluruh saldo di dompet habis untuk membayar biaya.

Protokol jaringan Bitcoin sendiri tidak menetapkan batas maksimum fee untuk satu transaksi, sehingga node tetap menerima dan mengonfirmasi transaksi tersebut.

Saran pencegahan dari Beincrypto
Untuk menghindari agar alat otomatis mengosongkan dompet, artikel tersebut memberikan tiga saran keselamatan:
1) Matikan kenaikan otomatis RBF: gunakan konfirmasi manual, dengan tinjauan manusia sebelum setiap percepatan.
2) Tetapkan batas keras fee: konfigurasikan batas maksimum saturasi per transaksi (Sat/Byte) di dompet; jika melampaui batas, segera hentikan skrip.
3) Uji skala kecil: sebelum menjalankan otomasi atau transfer massal, uji dulu logika skrip dengan dana kecil (misalnya beberapa ribu satoshi).