Money-or-life Sinkron Real-time Saham AS:
Money-or-life pagi ini saya membahas beberapa ide mengenai cara bertransaksi saham AS untuk ASML, SpaceX, dan RKLB. Silakan jadikan referensi!
Halo, hari ini pagi-pagi saya sudah keluar rumah, ada sedikit urusan, jadi saya menggunakan waktu luang lewat HP dan laptop untuk mengirim beberapa hal. Untuk pembaruan teks hari ini, saya tidak akan membahas panjang lebar; saya hanya menyoroti dua poin:

Pengurangan posisi ASML dan strategi swing
Saya belakangan ini mengurangi sedikit posisi ASML; jumlah saham saya yang semula dari puncaknya 120 saham sekarang tinggal 70 saham. Maksudnya begini: saya tetap punya harapan terhadap harga saham ASML, tapi sekaligus saya ingin melakukan strategi swing. Jadi dari sebelumnya di kisaran 1800 dolar AS hingga kemarin di kisaran 1850 dolar AS, lalu jika ke depannya bisa mencapai 1900 bahkan 2000 dolar AS, saya akan terus mengurangi sedikit porsi saham. Tentu saja, jika harganya turun, saya pasti akan ingin membelinya kembali. Seiring pengurangan posisi, jumlah uang tunai yang saya pegang juga semakin banyak.

Gagasan transaksi untuk SpaceX dan RKLB
Teks saya kemarin sudah menyampaikan pandangan tentang dua perusahaan ini:
? SpaceX: sebelumnya saya bilang perlu menunggu adanya pullback; entah karena keberuntungan atau ketepatan analisis, kemarin memang terjadi pullback. Berikutnya kalau ia berosilasi di rentang 135 hingga 150 dolar AS, dan ketika mendekati 135 dolar AS bisa dipertimbangkan untuk membeli; tetapi jika tembus di bawah 135 dolar AS, maka kita perlu melihat seberapa sabar masing-masing, karena sulit untuk memastikan bisa membeli pada harga serendah apa.
? RKLB: rencana awal saya adalah melakukan pengurangan posisi jika harga sudah di atas 85 dolar AS. Namun belakangan saya jadi lebih optimistis. Berbagai data dan pergerakan harga menunjukkan bahwa RKLB tidak mudah jatuh. Dan saya berpendapat bahwa dua-tiga bulan ke depan (hingga sebelum laporan keuangan kuartal tiga) akan menjadi apa yang disebut “masa manis”—yaitu kabar negatif sudah terserap, sementara kabar positif akan dipahami pasar sebagai sentimen baik. Ada beberapa teman yang menyebut periode ini sebagai “masa membosankan”. Walaupun dari arti katanya kedua istilah ini sangat berbeda, sebenarnya keduanya menyampaikan hal yang sama: peluang harga anjlok tidak besar, dan peluang lonjakan besar juga tidak besar. Namun menurut saya, peluang naik tetap lebih besar daripada peluang turun. Karena itu, saya melakukan tindakan yang berlawanan: pagi ini saya menambah sedikit posisi di harga 80 dolar AS. Jika harga bisa mencapai sekitar 90 dolar AS, saya bisa menjual 500 saham dari tambahan ini, untuk melakukan swing kecil dengan posisi yang ringan.

Secara pribadi, saya tetap suka mencari kesenangan berinvestasi lewat beberapa aktivitas harian. Kalau terus dibiarkan begitu saja tanpa bergerak, rasanya agak membosankan.