Robinhood’s kendaraan pasar privat keduanya yang berfokus pada ritel akan menuju NYSE, memperluas dorongan perusahaan untuk memberi akses kepada investor sehari-hari ke perusahaan-perusahaan berbasis teknologi dan kripto sebelum go public. Quick take - Robinhood Ventures Fund II (RVII) menetapkan harga IPO sebanyak 8 juta saham pada $25 per saham, mengumpulkan $200 juta sebelum biaya. SEC menyatakan pendaftaran efektif pekan ini. - Penawaran tersebut menilai dana pada $225,5 juta sebelum sales load dan beban biaya, dan bisa mencapai $255,5 juta jika penjamin emisi sepenuhnya menggunakan opsi 30 hari untuk membeli tambahan 1,2 juta saham (yang akan menambah $30 juta). - RVII diperkirakan mulai diperdagangkan di New York Stock Exchange dengan ticker RVII pada 13 Agustus, dengan kesepakatan dijadwalkan ditutup pada Jumat, tergantung pada kondisi-kondisi lazim. - Goldman Sachs menjadi lead bookrunner; Citigroup, J.P. Morgan, UBS Investment Bank, dan Wells Fargo menjadi joint bookrunners. Apa itu RVII dan mengapa itu penting RVII disusun sebagai business development company (BDC) — sebuah kendaraan investasi closed-end yang memungkinkan investor pasar publik membeli saham yang diperdagangkan bursa dan mewakili portofolio posisi perusahaan-perusahaan privat. Dalam praktiknya, ini berarti investor ritel bisa mendapatkan eksposur ke perusahaan sebelum mereka mencatatkan saham secara publik dengan memiliki saham dari dana yang tercatat, bukan kepemilikan langsung di perusahaan privat tersebut. Ini merupakan tindak lanjut Robinhood terhadap Robinhood Ventures Fund I (RVI), yang diperdagangkan di NYSE dengan ticker RVI. RVI, yang diluncurkan pada Maret 2026, telah membangun kepemilikan privat yang menonjol: pada April, perusahaan membeli sekitar $75 juta saham OpenAI, dan alokasi sebelumnya mencakup nama teknologi privat seperti Stripe, Revolut, Ramp, Databricks, Canva, SpaceX, serta startup AI ElevenLabs. Pada Maret, RVI berinvestasi sekitar $35 juta untuk Stripe (~$14,6M) dan ElevenLabs (~$20M). Keterkaitan kripto dan token Strategi pasar privat Robinhood bersinggungan dengan upaya kripto dan tokennya. Rangkaian produk Stripe mencakup infrastruktur stablecoin dan tokenisasi, sementara Robinhood telah meluncurkan penawaran saham tokenized dan jaringan Layer 2 bernama Robinhood Chain (dibangun di atas teknologi Arbitrum) yang mendukung saham tokenized serta perpetual futures terdesentralisasi di banyak yurisdiksi. Produk token tersebut tersedia bagi pengguna dompet yang memenuhi syarat di lebih dari 120 negara, dengan berbagai pembatasan yurisdiksi (termasuk AS, U.K., Kanada, dan beberapa lainnya). Perbedaan hukum dan produk Dana Robinhood dan produk tokennya tidak semuanya menciptakan hubungan hukum yang sama terhadap perusahaan privat yang mendasarinya. Pembelian RVI atas saham biasa OpenAI, misalnya, berarti dana tersebut memegang saham OpenAI yang sebenarnya, sementara investor ritel memiliki saham dana — bukan ekuitas OpenAI secara langsung. Pembedaan ini menjadi sorotan ketika OpenAI pada Juli 2025 menegaskan bahwa beberapa token Robinhood Eropa tidak mewakili kepemilikan langsung atau transfer ekuitas yang disetujui. Robinhood mengatakan produk-produk bergaya token tersebut dirancang untuk memberi eksposur ritel terhadap aset privat, bukan untuk memberikan hak ekuitas langsung. Konteks: dorongan akses ritel yang lebih luas IPO ini bagian dari strategi Robinhood yang lebih luas untuk membawa aset dan penawaran yang sebelumnya institusional kepada investor ritel. Pada Juni, Robinhood Securities menerima persetujuan underwriting, yang memungkinkan perusahaan bertindak sebagai penjamin emisi dalam penawaran publik — langkah naik dari produk IPO Access yang memungkinkan pelanggan ritel berpartisipasi dalam penawaran publik terpilih sejak 2021. Robinhood juga menggunakan RVI sebagai kendaraan untuk produk-produk terkait venture dan mengungkap penjualan saham RVI baru-baru ini oleh Robinhood Markets (21.294 saham dijual pada 6–7 Juli dengan harga antara $30,815 dan $34,31). Intinya RVII memberi investor ritel jalur tercatat lain untuk berinvestasi pada perusahaan-perusahaan privat, mencerminkan struktur dan strategi dari dana venture pertama Robinhood, namun dengan modal segar serta potensi peningkatan (upsize) lebih lanjut melalui opsi penjamin emisi. Perdagangan dijadwalkan mulai 13 Agustus dengan ticker RVII, dengan IPO yang diharapkan ditutup pada akhir pekan tersebut jika kondisi-kondisi lazim terpenuhi. Baca lebih lanjut berita yang dihasilkan AI di: undefined/news
