Sebuah perusahaan dompet perangkat keras memiliki pengingat yang cukup tidak menyenangkan bahwa perlindungan pengguna kripto tidak berhenti di blockchain. Trezor mengatakan pelanggaran data di salah satu penyedia pengirimannya mengekspos informasi pesanan sensitif milik 13.689 pelanggan di seluruh AS, Inggris, Swedia, Kolombia, Brasil, Italia, dan Portugal.

Pelanggaran Pengiriman Mengekspos Nama, Alamat, dan Kontak

Pelanggaran tersebut memengaruhi pelanggan baru yang menerima pesanan dalam 90 hari sebelum 8 Agustus 2026. Trezor mengatakan 11.742 pelanggan mengalami paparan penuh, termasuk nama, email, nomor telepon, dan alamat pengiriman mereka, sementara 1.947 lainnya mengalami paparan sebagian yang melibatkan nama, kota, dan email mereka.

Perusahaan mengatakan sistem dan perangkatnya sendiri tetap aman. Namun, informasi kontak dan alamat yang terpapar menimbulkan masalah yang jelas: penipuan (phishing). Trezor telah memperingatkan pelanggan yang terdampak agar bersiap menghadapi kemungkinan upaya yang lebih tinggi untuk menipu mereka agar mengungkap informasi sensitif dompet.

Trezor mengatakan masa retensi data yang singkat membatasi kerusakan

Ada setidaknya satu faktor pembatas. Trezor mengatakan kebijakan penyimpanan data ketat selama 90 hari juga berlaku untuk mitra pemenuhan pesanan (fulfillment) mereka, sehingga membatasi seberapa banyak informasi pelanggan historis yang tersedia saat pelanggaran terjadi.

Semua pelanggan yang terkena dampak dilaporkan telah dihubungi secara terpisah melalui email. Perusahaan sedang menyelidiki insiden tersebut dan mengatakan pembaruan lebih lanjut akan dipublikasikan melalui blognya.

Peringatan kepada pengguna sangat tegas dan penting: jangan pernah memasukkan cadangan (backup) dompet di situs web mana pun atau membagikannya kepada siapa pun, apa pun seberapa meyakinkan pesan yang terlihat.

Pengiriman Anonim adalah Dorongan Privasi Berikutnya dari Trezor

Trezor juga mempercepat opsi Pengiriman Anonim, yang ditargetkan untuk diluncurkan pada bulan September di wilayah UE dan pada akhir tahun 2026 untuk AS.

Layanan yang direncanakan akan menggunakan proses checkout khusus, nama panggilan atau label ID, loker paket otomatis, serta kemasan tanpa merek dengan informasi pengirim generik. Untuk pelanggan Trezor, idenya sederhana: membeli dompet perangkat keras tidak semestinya menciptakan jejak langsung menuju alamat rumah atau identitas dunia nyata.

Kekhawatiran terkait kebocoran data Trezor mungkin telah mengekspos informasi pengiriman, tetapi sistem Pengiriman Anonim yang diajukan perusahaan menunjukkan ke mana mereka ingin melangkah selanjutnya.