Melihat “Rusia membatasi perdagangan kripto ritel”, banyak orang mungkin langsung berpikir: Rusia mau melarang Crypto lagi. Padahal, arahnya justru sebaliknya—mulai 1 September, untuk pertama kalinya Rusia secara resmi memasukkan ke dalam undang-undang bahwa investor ritel biasa boleh membeli Crypto melalui jalur yang teregulasi. Namun, pintu itu tidak dibuka sepenuhnya; pintu itu lebih dulu dipasangi semacam pembatas kecepatan (limit).
Investor non-profesional yang tidak memenuhi syarat perlu terlebih dahulu lulus uji risiko. Dalam setahun, melalui satu lembaga perantara, maksimal hanya bisa membeli Crypto senilai 300.000 rubel, sekitar 3.600—3.700 dolar AS. Yang lebih menarik lagi, batas tersebut tertulis “untuk setiap lembaga perantara”, bukan berarti gabungan seluruh akun di seluruh negeri hanya bisa membeli 300.000 rubel. Investor yang memenuhi syarat juga harus lulus uji, namun tidak memiliki batas nilai maksimum tersebut.
Orang biasa sebenarnya bisa membeli apa? Draf penerapan yang diumumkan oleh Bank Sentral Rusia pada 11 Agustus saat ini memasukkan BTC, ETH, dan USDT ke dalam ruang lingkup perdagangan terorganisir yang dapat diakses publik. Kenapa tiga itu? Standar intinya adalah ukuran pasar, likuiditas, dan riwayat perdagangan yang cukup panjang. Perlu dicatat, bagian ini masih berupa draf; masa pengumpulan opini hingga 24 Agustus, dan versi final masih berpotensi mengalami penyesuaian.
Jadi terjemahan sebenarnya dari hal ini adalah: Rusia tidak mengatakan kepada investor ritel “tidak boleh membeli kripto”, melainkan “boleh membeli secara legal, tapi harus ikut ujian, kuota dibatasi, dan mulai dari aset besar seperti BTC/ETH/USDT”. Sementara itu, larangan membeli barang dan layanan secara langsung dengan Crypto di dalam negeri Rusia masih dipertahankan. Artinya, Crypto diizinkan sebagai aset investasi, tetapi belum diperlakukan sebagai mata uang sehari-hari.
Menurut saya ini lebih layak diperhatikan daripada sekadar “kabar baik/kabar buruk”. Dulu, banyak transaksi di pasar Crypto Rusia terjadi di luar sistem regulasi; sekarang bank, perusahaan sekuritas, platform pertukaran, dan lembaga kustodian digital mulai memiliki aturan resmi yang bisa diikuti. Memang pengawasannya lebih ketat itu benar, tetapi juga benar bahwa Crypto beralih dari “keberadaan abu-abu” menjadi produk keuangan yang resmi.
【Pendapat saya】Untuk jangka menengah-panjang, BTC dan ETH cenderung positif; tetapi untuk jangka pendek, hampir tidak layak dikejar karena berita ini. 【Skenario A】Jika aturan bulan September berjalan lancar, bank besar dan perusahaan sekuritas Rusia mulai benar-benar menyediakan pintu masuk perdagangan BTC, ETH, dan USDT; maka akan muncul sejumlah dana baru yang sebelumnya tidak punya akses resmi. 【Skenario B】Jika kuota 300 ribu rubel, ujian, dan regulasi platform terlalu ketat, pengguna tetap berada di kanal OTC yang ada; maka tambahan dana riil dari “legalisasi” mungkin jauh lebih kecil daripada yang dibayangkan judul.
Saat ini BTC sekitar 63,5 ribu dolar, turun sekitar 1% dalam 24 jam. ETH sekitar 1.880 dolar, dan dalam 24 jam juga cenderung lemah. Untuk BTC, saya masih melihat 63K sebagai penopang, 64K sebagai batas kekuatan/kelemahan, dan konfirmasi di 65K. Untuk ETH, saya lihat 1.850 sebagai penopang, 1.900 sebagai batas kekuatan/kelemahan, dan tekanan di 1.950. Berita regulasi bisa mengubah arah jangka panjang, tapi agar harga benar-benar menguat, tetap harus merebut kembali level-level ini terlebih dahulu.
Satu kalimat: dulu masalah di Rusia adalah “apakah investor ritel bisa membeli Crypto secara resmi”. Sekarang jawabannya mulai berubah menjadi “bisa, tapi harus ujian dulu, dan diberikan kuota tahunan”. Ini bukan pembukaan sepenuhnya, bukan juga pelarangan kripto; tetapi Crypto mulai benar-benar masuk ke sistem pengawasan keuangan Rusia.
