Jujur ya, belakangan ini teman-teman yang sedang mengerjakan kontrak umumnya punya kebiasaan buruk: posisi dibuka makin besar, tapi drawdown juga makin rugi makin parah. Saya terus terang, bukan karena kondisi pasar sedang buruk—melainkan banyak orang sudah menaruh taruhan pada satu arah, lalu semuanya dipertaruhkan sekaligus. Begitu ada volatilitas, semuanya dikembalikan lagi.

Sekarang ritme saya sangat sederhana: sebelum masuk order, saya harus benar-benar memikirkan di mana level stop loss-nya diletakkan. Ukuran posisi selalu saya kendalikan sampai batas yang masih bisa membuat saya tidur nyenyak. Urusan selebihnya saya serahkan pada pergerakan harga. Bagaimanapun, rasa serakah dan takut itu, semua orang harus melewatinya.

Dalam periode ini, pergerakan BTC sebenarnya cukup ruwet: naik sehari, turun sehari. Para pelaku kontrak long maupun short sama-sama mudah dipotong berulang kali. Pada situasi seperti ini, saya tidak akan memaksa menebak arah. Justru lebih memperhatikan apakah floating profit yang sedang kita pegang bisa ditahan.

Kalian sendiri bagaimana? Untuk fase konsolidasi ini, kalian memilih menunggu di luar posisi sambil melihat arah, atau mencoba dengan posisi ringan?

Intinya, orang yang benar-benar menghasilkan uang bukanlah yang paling akurat melihat arah, melainkan yang paling lama bisa bertahan.

#BTC #合约 #风控 #CatatanTrading

Hanya untuk pengamatan pribadi, tidak merupakan saran investasi.