"Pekerjaan Terakhir" Tuan Wang"
Tuan Wang telah berjangka lima belas tahun, rambutnya separuh memutih, tetapi akun perdagangannya tetap tenang seperti sebuah gunung.
Musim panas lalu, harga tembaga naik tiga bulan berturut-turut, Tuan Wang tetap tidak berposisi (flat). Muridnya cemas sampai menginjak-injak lantai: "Guru, bukankah Anda bullish? Kenapa tidak masuk?"
Tuan Wang menunjuk grafik K-line dan berkata: "Aku sedang menunggu posisi milikku."
Harga tembaga menembus 72.000, lalu koreksi ke 68.000; akhirnya Tuan Wang membuka posisi. Tiga bulan kemudian, harga tembaga melonjak ke 85.000, dan Tuan Wang menutup pada 82.000.
Muridnya menghitung: seandainya masuk ketika 72.000, bisa meraih tambahan satu juta poin.
Tuan Wang hanya tersenyum, lalu mengeluarkan buku catatan berwarna kekuningan dari laci. Halaman pertamanya bertuliskan: "15 September 2008, malam sebelum Lehman Brothers bangkrut, aku full long, akun meledak (margin call). Alasannya: aku tidak menunggu posisi milikku."
"Seribu poin itu bukan milikku," kata Tuan Wang, "aku hanya menghasilkan uang dari hal yang bisa kupahami. Lima belas tahun, kalimat ini membuatku bertahan sampai sekarang."
Pelajaran: pasar selalu memberi kesempatan, tetapi modalmu hanya sekali.
Tuan Wang telah berjangka lima belas tahun, rambutnya separuh memutih, tetapi akun perdagangannya tetap tenang seperti sebuah gunung.
Musim panas lalu, harga tembaga naik tiga bulan berturut-turut, Tuan Wang tetap tidak berposisi (flat). Muridnya cemas sampai menginjak-injak lantai: "Guru, bukankah Anda bullish? Kenapa tidak masuk?"
Tuan Wang menunjuk grafik K-line dan berkata: "Aku sedang menunggu posisi milikku."
Harga tembaga menembus 72.000, lalu koreksi ke 68.000; akhirnya Tuan Wang membuka posisi. Tiga bulan kemudian, harga tembaga melonjak ke 85.000, dan Tuan Wang menutup pada 82.000.
Muridnya menghitung: seandainya masuk ketika 72.000, bisa meraih tambahan satu juta poin.
Tuan Wang hanya tersenyum, lalu mengeluarkan buku catatan berwarna kekuningan dari laci. Halaman pertamanya bertuliskan: "15 September 2008, malam sebelum Lehman Brothers bangkrut, aku full long, akun meledak (margin call). Alasannya: aku tidak menunggu posisi milikku."
"Seribu poin itu bukan milikku," kata Tuan Wang, "aku hanya menghasilkan uang dari hal yang bisa kupahami. Lima belas tahun, kalimat ini membuatku bertahan sampai sekarang."
Pelajaran: pasar selalu memberi kesempatan, tetapi modalmu hanya sekali.