PPI pendaratan halus, bursa AS sedikit lega—jangan jadikan “tanpa kenaikan suku bunga” sebagai puncak kabar baik.
Baru saja dirilis PPI AS bulan Juli:
- MoM 0.0%, perkiraan +0.2%
- YoY 4.7%, perkiraan 4.9%, nilai sebelumnya 5.5%
- PPI inti (di luar pangan & energi) +0.2%, perkiraan +0.3%
Data memang lebih dingin dari perkiraan, tapi kalau diuraikan rasanya tidak sesantai itu:
- Barang -0.7%, energi -3.1%, bensin -5.7%, minyak mentah -11.9% —— headline dibantu oleh energi
- Jasa +0.2%, “super core” (dihitung dengan mengesampingkan pangan, energi, dan perdagangan) +0.4% —— keketatan dari sisi perusahaan masih ada
Reaksi pra-pasar sangat terkendali:
- Kontrak berjangka Dow sekitar +0.3%
- Kontrak berjangka S&P sekitar +0.2%
- Kontrak berjangka Nasdaq hampir datar; Cisco pra-pasar turun sekitar 6%–7%
- US Treasury tenor 10 tahun sekitar 4.66%, tenor 2 tahun sekitar 4.16%
- Minyak WTI sekitar $81.3 (-2%)
- Emas melepas kenaikan; Bitcoin di sekitar $63,400
Implikasi kebijakan makin jelas: kemarin CPI jadi pembanding, hari ini PPI kembali melunak satu tingkat lagi; probabilitas kenaikan suku bunga bulan September turun dari sekitar 55% seminggu lalu menjadi sekitar 30%. Jalur “diam dulu” jadi arus utama. Namun The Fed bulan Juli melakukan “diam dulu” dengan rincian 9:3—tiga anggota komite ingin menaikkan suku bunga; pasar juga mendorong jendela kenaikan ke depan ke Oktober atau Desember, bukan langsung beralih ke sikap dovish.
Intinya:
Inflasi tidak meledak lagi, jadi aset berisiko bisa tarik napas; layanan dasar tidak mendingin, jadi jangan menjadikan rebound sebagai keyakinan tren.
Berikutnya ada dua hal: laporan keuangan kuartalan setelah jam perdagangan malam ini dari Applied Materials (AMAT), dan besok penjualan ritel bulan Juli. Makro melonggar, tetapi saham per saham tetap bicara margin laba dan panduan (guidance).
Baru saja dirilis PPI AS bulan Juli:
- MoM 0.0%, perkiraan +0.2%
- YoY 4.7%, perkiraan 4.9%, nilai sebelumnya 5.5%
- PPI inti (di luar pangan & energi) +0.2%, perkiraan +0.3%
Data memang lebih dingin dari perkiraan, tapi kalau diuraikan rasanya tidak sesantai itu:
- Barang -0.7%, energi -3.1%, bensin -5.7%, minyak mentah -11.9% —— headline dibantu oleh energi
- Jasa +0.2%, “super core” (dihitung dengan mengesampingkan pangan, energi, dan perdagangan) +0.4% —— keketatan dari sisi perusahaan masih ada
Reaksi pra-pasar sangat terkendali:
- Kontrak berjangka Dow sekitar +0.3%
- Kontrak berjangka S&P sekitar +0.2%
- Kontrak berjangka Nasdaq hampir datar; Cisco pra-pasar turun sekitar 6%–7%
- US Treasury tenor 10 tahun sekitar 4.66%, tenor 2 tahun sekitar 4.16%
- Minyak WTI sekitar $81.3 (-2%)
- Emas melepas kenaikan; Bitcoin di sekitar $63,400
Implikasi kebijakan makin jelas: kemarin CPI jadi pembanding, hari ini PPI kembali melunak satu tingkat lagi; probabilitas kenaikan suku bunga bulan September turun dari sekitar 55% seminggu lalu menjadi sekitar 30%. Jalur “diam dulu” jadi arus utama. Namun The Fed bulan Juli melakukan “diam dulu” dengan rincian 9:3—tiga anggota komite ingin menaikkan suku bunga; pasar juga mendorong jendela kenaikan ke depan ke Oktober atau Desember, bukan langsung beralih ke sikap dovish.
Intinya:
Inflasi tidak meledak lagi, jadi aset berisiko bisa tarik napas; layanan dasar tidak mendingin, jadi jangan menjadikan rebound sebagai keyakinan tren.
Berikutnya ada dua hal: laporan keuangan kuartalan setelah jam perdagangan malam ini dari Applied Materials (AMAT), dan besok penjualan ritel bulan Juli. Makro melonggar, tetapi saham per saham tetap bicara margin laba dan panduan (guidance).
