Andaikan seseorang, setiap kali membeli S&P 500 selalu tepat di puncak tertinggi sebelum kejatuhan besar.

Seumur hidup hanya empat kali, semuanya tepat menapak puncak—hasilnya seperti apa?

Jawabannya: dia menjadi jutawan.

Ini adalah simulasi (backtest) klasik yang pernah dilakukan oleh penulis investasi Ben Carlson, menggunakan data historis nyata S&P 500:

Membeli pada 1972, lalu mengalami penurunan 48%.
Membeli pada 1987, lalu mengalami penurunan 34%.
Membeli pada 2000, ketika saham teknologi anjlok.
Membeli pada 2007, ketika krisis keuangan membelah dua nilainya.

Empat kali pembelian, empat kali tepat menapak puncak, total modal yang ditanam adalah 184.000 dolar AS.

Saat pensiun pada 2013, saldo akunnya menjadi 1,1 juta dolar AS.

Hanya ada satu hal yang dia lakukan dengan benar: tidak menjual.

Bahkan jika kamu adalah trader ritel dengan keberuntungan terburuk di seluruh dunia sekalipun, selama yang kamu beli adalah indeks dan kamu sanggup menahannya, waktu akan memperbaiki semua titik beli yang salah.

Dan jika dia tidak selalu tepat di puncak, melainkan melakukan investasi rutin bulanan (DCA), pada akhirnya jumlahnya mencapai 2,3 juta dolar AS.

Kamu tidak perlu menebak puncak dan dasar; yang kamu perlu hanya terus membeli, lalu jangan menjual.
#BTC