#solana was supposed to be the " #Ethereum killer."

⚔ Lebih cepat
šŸ’ø Lebih murah
šŸ“ˆ Lebih skalabel

Lalu satu insiden infrastruktur mengungkap kelemahan besar:

• 29% dari semua SOL yang dipertaruhkan (staked) went offline dalam hitungan menit
• 94% dari taruhan tersebut terikat pada satu penyedia infrastruktur
• Jaringan hampir mengalami penghentian total dalam jarak 4,5%
• Hanya 10 menit memisahkan rantai dari gangguan yang jauh lebih serius

Sementara itu, Ethereum terus menghasilkan blok tanpa gangguan.

Ini tidak berarti Solana gagal. Kecepatan, pertumbuhan ekosistem, dan aktivitas pengembangnya mengesankan.

Namun, ini memunculkan pertanyaan penting:

Apakah sebuah blockchain benar-benar bisa menjadi "Ethereum killer" jika begitu banyak infrastruktur validatornya bergantung pada satu penyedia?

Solana mungkin unggul dalam kecepatan dan biaya rendah.

Tapi dalam hal desentralisasi, ketahanan, dan ketangguhan jaringan, Ethereum masih menjadi standar.

Kecepatan menarik perhatian. Ketahanan membangun kepercayaan. šŸš€