$BTC berputar di kisaran 63.5 ribu dolar, Ethereum bertahan di sekitar 1880 dolar, indeks ketakutan hanya 30—lalu langkah berikutnya pasar mau ke mana?
Setelah data CPI keluar, probabilitas kenaikan suku bunga bulan September turun dari 50% menjadi 40%. Secara permukaan, itu terlihat seperti bisa menarik napas. Tapi saya sarankan jangan terlalu percaya.
Risiko sesungguhnya tidak ada pada urusan kecil The Fed. Lihat saja imbal hasil lelang obligasi AS tenor 10 tahun yang menembus 4.683%, tertinggi sejak 2007. Tenor 30 tahun sudah mendekati 5.26%. Defisit fiskal AS dalam 10 bulan pertama mencapai 1,8 triliun dolar, total utang mendekati 40 triliun dolar—imbal hasil jangka panjang murni didorong naik secara paksa oleh penerbitan surat utang pemerintah.
Imbal hasil obligasi AS yang tetap tinggi di satu sisi, di sisi lain yen juga makin mendekati 160, ekspektasi kenaikan suku bunga Jepang makin kuat—perdagangan carry trade bisa kapan saja berbalik arah dan “meledak”. Ditambah lagi konflik Rusia-Ukraina yang setiap hari meledakkan pelabuhan dan kilang minyak, membuat sekuriti pemicu inflasi energi dan pangan kembali tersulut.
Pendapat Lao Zhang: musuh terbesar dunia kripto saat ini adalah imbal hasil obligasi AS dan pengetatan likuiditas global. Kebijakan The Fed untuk menambah/mengurangi suku bunga hanyalah urusan di permukaan.
Saran operasi Lao Zhang:
Beli (long): bagi yang tangan gatal, masuk pada harga saat ini dengan posisi tipis; untuk yang lebih konservatif, masuk saat stabil di sekitar 63.000.
Jual (short): tunggu sampai reli naik ke area 64.500–65.000 lalu masuk setelah gagal tembus di sana.
Untuk jangka pendek, apakah Bitcoin bisa menembus 65.000? Tingkat kesulitannya tidak kecil. Bagi yang sedang memegang posisi, awasi garis 63.000—kalau tembus, jangan dipaksa menahan.
Kalau mau tahu kabar terbaru selisih/beda harga dan posisi masuknya, datang ke 👇 ruang obrolan untuk mencari Lao Zhang!
#美国7月CPI与PPI数据本周出炉 #Shein据报最早8月20日启动港股IPO认购
$ETH $HYPE
Setelah data CPI keluar, probabilitas kenaikan suku bunga bulan September turun dari 50% menjadi 40%. Secara permukaan, itu terlihat seperti bisa menarik napas. Tapi saya sarankan jangan terlalu percaya.
Risiko sesungguhnya tidak ada pada urusan kecil The Fed. Lihat saja imbal hasil lelang obligasi AS tenor 10 tahun yang menembus 4.683%, tertinggi sejak 2007. Tenor 30 tahun sudah mendekati 5.26%. Defisit fiskal AS dalam 10 bulan pertama mencapai 1,8 triliun dolar, total utang mendekati 40 triliun dolar—imbal hasil jangka panjang murni didorong naik secara paksa oleh penerbitan surat utang pemerintah.
Imbal hasil obligasi AS yang tetap tinggi di satu sisi, di sisi lain yen juga makin mendekati 160, ekspektasi kenaikan suku bunga Jepang makin kuat—perdagangan carry trade bisa kapan saja berbalik arah dan “meledak”. Ditambah lagi konflik Rusia-Ukraina yang setiap hari meledakkan pelabuhan dan kilang minyak, membuat sekuriti pemicu inflasi energi dan pangan kembali tersulut.
Pendapat Lao Zhang: musuh terbesar dunia kripto saat ini adalah imbal hasil obligasi AS dan pengetatan likuiditas global. Kebijakan The Fed untuk menambah/mengurangi suku bunga hanyalah urusan di permukaan.
Saran operasi Lao Zhang:
Beli (long): bagi yang tangan gatal, masuk pada harga saat ini dengan posisi tipis; untuk yang lebih konservatif, masuk saat stabil di sekitar 63.000.
Jual (short): tunggu sampai reli naik ke area 64.500–65.000 lalu masuk setelah gagal tembus di sana.
Untuk jangka pendek, apakah Bitcoin bisa menembus 65.000? Tingkat kesulitannya tidak kecil. Bagi yang sedang memegang posisi, awasi garis 63.000—kalau tembus, jangan dipaksa menahan.
Kalau mau tahu kabar terbaru selisih/beda harga dan posisi masuknya, datang ke 👇 ruang obrolan untuk mencari Lao Zhang!
#美国7月CPI与PPI数据本周出炉 #Shein据报最早8月20日启动港股IPO认购
$ETH $HYPE