Hari ini pulang dan bertemu teman lama @Dusk yang lagi-lagi muncul sebagai kreator. Pertama kali kreator masuk peringkat, dapat 2000u penuh. Bahkan kalau tidak masuk peringkat pun, selama kamu menulis satu artikel, tetap diberi 30u. Benar-benar kangen dengan masa ketika ekonomi sedang melaju. Hari ini saya melihat setelah itu dan mengamatinya: #dusk
Saya mendapati bahwa ketika dulu saya melihat RWA, hal yang paling saya pedulikan adalah satu hal: apakah benar ada aset nyata.
Belakangan saat meneliti $DUSK , Dusk Trade, justru membuat saya sadar bahwa pertanyaan seperti ini masih terlalu dini.
Misalnya besok benar-benar ada satu obligasi atau ETF yang dipindahkan ke on-chain, lalu apa?
Bisakah saya membelinya?
Siapa yang memastikan saya memenuhi syarat untuk membeli?
Setelah transaksi selesai, kapan aset itu benar-benar menjadi milik saya?
Apakah uang dan aset diselesaikan secara bersamaan?
Kalau nanti saya ingin menjual, harus cari likuiditas di mana?
Kalau pertanyaan-pertanyaan ini tidak dijawab, maka meski ada Token di on-chain, bagi investor biasa artinya sebenarnya terbatas.
Inilah yang membuat saya merasa Dusk Trade menarik.
Dusk Trade bukan sekadar membuat DEX lain yang bisa membeli RWA, melainkan berusaha memasukkan aset keuangan yang sudah tokenized seperti MMF, ETF, obligasi, dan lainnya ke dalam lingkungan perdagangan yang lebih lengkap: dari akses investor, pertukaran aset, koordinasi pembayaran, hingga Settlement—sebisa mungkin diselesaikan dalam satu infrastruktur yang sama.
Dulu saya selalu merasa persaingan RWA itu tentang siapa yang lebih dulu memindahkan aset ke on-chain.
Namun sekarang saya makin yakin: memindahkan aset ke on-chain hanya tiket masuk, dan yang benar-benar sulit adalah membawa “pasar” itu ikut tumbuh.
Pasalnya, dalam dunia keuangan nyata, menerbitkan suatu aset tidak pernah menjadi titik akhir.
Hanya ketika ada orang yang bisa membeli, ada orang yang bisa menjual, identitas dan kelayakan bisa diverifikasi, dan setelah transaksi semua perpindahan kepemilikan benar-benar terselesaikan—semua itu baru bisa disebut pasar.
Jadi ke depan, saat saya mengamati Dusk Trade, saya tidak akan langsung fokus pada berapa banyak aset yang bisa mereka cantumkan.
Yang ingin saya lihat adalah: setelah pengguna nyata batch pertama masuk, dari pembukaan akun, transaksi, sampai Settlement akhir—apakah semuanya benar-benar bisa menjadi satu loop yang utuh.
Kalau rantai ini benar-benar berhasil dijalankan, menurut saya itu jauh lebih layak diperhatikan dibanding sekadar menambah beberapa jenis RWA.
Saya mendapati bahwa ketika dulu saya melihat RWA, hal yang paling saya pedulikan adalah satu hal: apakah benar ada aset nyata.
Belakangan saat meneliti $DUSK , Dusk Trade, justru membuat saya sadar bahwa pertanyaan seperti ini masih terlalu dini.
Misalnya besok benar-benar ada satu obligasi atau ETF yang dipindahkan ke on-chain, lalu apa?
Bisakah saya membelinya?
Siapa yang memastikan saya memenuhi syarat untuk membeli?
Setelah transaksi selesai, kapan aset itu benar-benar menjadi milik saya?
Apakah uang dan aset diselesaikan secara bersamaan?
Kalau nanti saya ingin menjual, harus cari likuiditas di mana?
Kalau pertanyaan-pertanyaan ini tidak dijawab, maka meski ada Token di on-chain, bagi investor biasa artinya sebenarnya terbatas.
Inilah yang membuat saya merasa Dusk Trade menarik.
Dusk Trade bukan sekadar membuat DEX lain yang bisa membeli RWA, melainkan berusaha memasukkan aset keuangan yang sudah tokenized seperti MMF, ETF, obligasi, dan lainnya ke dalam lingkungan perdagangan yang lebih lengkap: dari akses investor, pertukaran aset, koordinasi pembayaran, hingga Settlement—sebisa mungkin diselesaikan dalam satu infrastruktur yang sama.
Dulu saya selalu merasa persaingan RWA itu tentang siapa yang lebih dulu memindahkan aset ke on-chain.
Namun sekarang saya makin yakin: memindahkan aset ke on-chain hanya tiket masuk, dan yang benar-benar sulit adalah membawa “pasar” itu ikut tumbuh.
Pasalnya, dalam dunia keuangan nyata, menerbitkan suatu aset tidak pernah menjadi titik akhir.
Hanya ketika ada orang yang bisa membeli, ada orang yang bisa menjual, identitas dan kelayakan bisa diverifikasi, dan setelah transaksi semua perpindahan kepemilikan benar-benar terselesaikan—semua itu baru bisa disebut pasar.
Jadi ke depan, saat saya mengamati Dusk Trade, saya tidak akan langsung fokus pada berapa banyak aset yang bisa mereka cantumkan.
Yang ingin saya lihat adalah: setelah pengguna nyata batch pertama masuk, dari pembukaan akun, transaksi, sampai Settlement akhir—apakah semuanya benar-benar bisa menjadi satu loop yang utuh.
Kalau rantai ini benar-benar berhasil dijalankan, menurut saya itu jauh lebih layak diperhatikan dibanding sekadar menambah beberapa jenis RWA.