🚨 #SECIssuesNoActionLetterToFranklinTempleton

$BTC


SEC mengeluarkan surat no-action yang membebaskan Franklin Templeton untuk memegang saham dari dana tradisional berbasis blockchain miliknya, Franklin OnChain U.S. Government Money Fund (BENJI/FOBXX) — tanpa memenuhi aturan kepatuhan penyimpanan fisik di brankas yang dirancang untuk sekuritas berbentuk kertas.

šŸ” Apa yang dibereskan: Di bawah Undang-Undang 1940, dana memerlukan pengamanan fisik tertentu untuk sekuritas. Catatan BENJI tersimpan di blockchain (Stellar, Ethereum, Solana), sehingga terjadi ketidaksesuaian dengan aturan lama yang tidak pernah diprediksi sebelumnya. Ini melanjutkan preseden dari tahun 1992.

šŸ“Š Mengapa "surat no-action" itu penting: Bukan hukum — hanya pernyataan staf SEC bahwa mereka tidak akan merekomendasikan penegakan hukum dalam kondisi tertentu. Lebih sempit daripada legislasi, tetapi lebih cepat dan langsung praktis.

šŸ”‘ Lebih besar dari satu dana: BENJI berinvestasi 99,5%+ pada sekuritas pemerintah, bukan kripto — infrastruktur yang membosankan, hanya sekuritisasi berbentuk token. Bisa menjadi templat bagi manajer aset lainnya.

šŸ“Œ Pandanganku: "Membosankan tapi penting" — infrastruktur penataan regulasi. Tidak akan menggerakkan harga BTC hari ini, tapi menunjukkan TradFi beradaptasi dengan blockchain, satu pengecualian demi satu pengecualian.

āš ļø Bukan nasihat keuangan atau hukum.

šŸ“Œ Baru di Binance? Gabung: https://www.binance.com/register?ref=779682229

#crypto #Tokenization #SEC #BinanceSquare