INFLASI AS MENJADI REDA, TAPI BACAAN FISKAL MASIH MENGINTAI BITCOIN 🧐

Peluang pemotongan suku bunga September turun menjadi ~40% saat CPI sesuai dengan estimasi 🔻

Rilis CPI Juli memberi pasar napas lega sesaat, tetapi gangguan strukturalnya masih ada. Mesin fiskal AS sedang panas — defisit $1,8T selama sepuluh bulan dan utang nasional yang terus berlari menuju $40T. Imbal hasil 10-tahun baru saja dilelang pada level yang tak terlihat sejak 2007, sementara imbal hasil 30-tahun mendekati 5,25%. Ini bukan kondisi standar sebelum pemotongan suku bunga. Suku bunga jangka panjang digerakkan oleh sisi penawaran, bukan hanya kebijakan The Fed.

Sementara itu, yen kembali mengetuk angka 160 setelah PPI Jepang melonjak, memicu taruhan pengetatan BOJ — potensi guncangan untuk carry trade. Emas mendapat dorongan taktis, tetapi titik belok sesungguhnya untuk Bitcoin tetap likuiditas dolar dan imbal hasil jangka panjang yang bandel.

Tarik-menarik antara inflasi yang mendingin dan suku bunga yang didorong fiskal mendefinisikan kuartal ini. Bisakah aset berisiko rally sementara Treasury terus meminjam dengan biaya ala 2007? 🏛️

⚠️ Bukan nasihat keuangan. Selalu kelola risiko Anda. 🛡️

🏷️ #Bitcoin #Macro #Inflation
🔍