$XRP

Ide utama: Jake Clever melihat bahwa jika terjadi krisis likuiditas global, sistem keuangan tradisional akan menghadapi tekanan besar, dan ini dapat membuat XRP menonjol dibandingkan mata uang kripto lainnya karena kemampuannya untuk melakukan penyelesaian instan.

⚡ Faktor-faktor yang dapat memicu krisis

Guncangan harga minyak:

Ketegangan politik dengan Iran, Venezuela, Tiongkok, dan Rusia dapat mendorong harga minyak naik 20-40%.

Ini dapat menyebabkan keruntuhan transaksi perdagangan yen Jepang (yen carry trade), yang merupakan metode yang telah digunakan selama beberapa dekade untuk meminjam yen dan menginvestasikannya dalam saham, obligasi, dan mata uang kripto.

Jika transaksi ini gagal, investor akan beralih untuk menjual semua yang mereka bisa untuk beralih ke aset yang lebih aman di mata mereka, yaitu obligasi Jepang.

Tekanan pada Tether (USDT):

Pasar saat ini memiliki Tether senilai 190 miliar dolar, tetapi tidak semuanya didukung hanya oleh obligasi AS.

Jika terjadi 'panggilan margin' global, nilai aset yang mendukung Tether dapat turun 20-50%, yang akan menekan harga USDT dan mengurangi likuiditas di bursa.

Penjualan Bitcoin oleh institusi:

Perusahaan seperti MicroStrategy dan dana yang diperdagangkan di Bitcoin (ETF) mungkin terpaksa menjual dalam kondisi panik.

Penjualan massal ini dapat menyebabkan penurunan signifikan dalam harga Bitcoin, yang menurut prediksi Clever dapat mencapai 20 ribu dolar.

🚀 Mengapa XRP bisa menjadi pemenang

Penyelesaian instan: XRP dapat menyelesaikan transaksi dalam 3-5 detik, yang sangat penting jika terjadi tekanan pada sistem tradisional atau transaksi Bitcoin yang lambat.

Keterbatasan pasokan yang beredar: Clever percaya bahwa pasokan likuid dari XRP sangat terbatas, sehingga setiap tekanan beli yang kecil dapat dengan cepat meningkatkan harga.

Jika skenario yang diharapkan terwujud, XRP dapat memainkan peran besar dalam pembiayaan global menjelang akhir tahun.