#SouthKoreaExpandsVASPReviewToMajorShareholders
Ingat Dua Postingan Korea Kita yang Terpisah. Ternyata Mereka Satu Undang-Undang yang Sama Sepanjang 🇰🇷🪢
Kami membahas Korea melonggarkan aturan pemegang saham untuk menyelamatkan kesepakatan Naver-Dunamu. Kami juga membahas Korea memperketat aturan Travel Rule dan pengawasan terhadap pemegang saham beberapa hari setelahnya. Plot twist, dua hal itu ternyata merupakan dekret Kabinet yang sama persis, disetujui pada 11 Agustus. Dua judul, satu dokumen, dan tampaknya satu departemen pemerintah yang mengalami minggu yang benar-benar membingungkan. 😂
Ini bunyi pengecualian yang sebenarnya, yang ternyata lebih kecil dari yang terdengar 🧠
Pengecualian tersebut hanya mengecualikan pemegang saham mayoritas yang diberi sanksi karena pelanggaran kecil atau berdasarkan ketentuan sanksi bersama. Bukan tiket bebas secara menyeluruh. Celah sempit di pintu yang dibentuk khusus agar Naver bisa melaluinya, sementara pintu itu sebagian besar tetap tertutup untuk orang lain. 📊
Sementara itu, sisi yang memperketat justru LEBIH luas, bukan berkurang 🎭
Cakupan pemegang saham mayoritas sekarang mencakup siapa pun yang memasang mayoritas direksi perusahaan tersebut atau CEO-nya, dan jika pemegang saham teratas itu sendiri adalah sebuah perusahaan, pemegang saham pengendali perusahaan itu juga akan ditinjau. Batas waktu pelaporan beralih dari 14 hari setelah perubahan menjadi 30 hari sebelum satu peristiwa. Regulator membuat jaring yang lebih besar sekaligus memotong satu lubang spesifik di dalamnya. 💎
Bagian yang benar-benar lucu 💡
Meski pengecualian dirancang untuk menyelamatkannya, merger Naver-Dunamu tetap TERLAMBAT, sekarang didorong hingga 31 Desember. Korea membuat pintu khusus untuk satu perusahaan, dan perusahaan itu masih berdiri di luar sambil mengecek jam tangannya. 🎯
Aturan mulai berlaku 20 Agustus. Siapkan popcorn. 🚀
$BTC
Ingat Dua Postingan Korea Kita yang Terpisah. Ternyata Mereka Satu Undang-Undang yang Sama Sepanjang 🇰🇷🪢
Kami membahas Korea melonggarkan aturan pemegang saham untuk menyelamatkan kesepakatan Naver-Dunamu. Kami juga membahas Korea memperketat aturan Travel Rule dan pengawasan terhadap pemegang saham beberapa hari setelahnya. Plot twist, dua hal itu ternyata merupakan dekret Kabinet yang sama persis, disetujui pada 11 Agustus. Dua judul, satu dokumen, dan tampaknya satu departemen pemerintah yang mengalami minggu yang benar-benar membingungkan. 😂
Ini bunyi pengecualian yang sebenarnya, yang ternyata lebih kecil dari yang terdengar 🧠
Pengecualian tersebut hanya mengecualikan pemegang saham mayoritas yang diberi sanksi karena pelanggaran kecil atau berdasarkan ketentuan sanksi bersama. Bukan tiket bebas secara menyeluruh. Celah sempit di pintu yang dibentuk khusus agar Naver bisa melaluinya, sementara pintu itu sebagian besar tetap tertutup untuk orang lain. 📊
Sementara itu, sisi yang memperketat justru LEBIH luas, bukan berkurang 🎭
Cakupan pemegang saham mayoritas sekarang mencakup siapa pun yang memasang mayoritas direksi perusahaan tersebut atau CEO-nya, dan jika pemegang saham teratas itu sendiri adalah sebuah perusahaan, pemegang saham pengendali perusahaan itu juga akan ditinjau. Batas waktu pelaporan beralih dari 14 hari setelah perubahan menjadi 30 hari sebelum satu peristiwa. Regulator membuat jaring yang lebih besar sekaligus memotong satu lubang spesifik di dalamnya. 💎
Bagian yang benar-benar lucu 💡
Meski pengecualian dirancang untuk menyelamatkannya, merger Naver-Dunamu tetap TERLAMBAT, sekarang didorong hingga 31 Desember. Korea membuat pintu khusus untuk satu perusahaan, dan perusahaan itu masih berdiri di luar sambil mengecek jam tangannya. 🎯
Aturan mulai berlaku 20 Agustus. Siapkan popcorn. 🚀
$BTC