Menurut CNBC, Ukraina melancarkan serangan drone berat terhadap kapal perang Rusia dan terminal ekspor gandum utama di kota pelabuhan Novorossiysk di Laut Hitam, sehingga Moskow memperingatkan kemungkinan gangguan terhadap pasokan pangan global. Gubernur regional Veniamin Kondratyev mengatakan tiga orang tewas, termasuk seorang anak berusia delapan tahun, dan 24 lainnya mengalami luka-luka. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut operasi tersebut sebagai keberhasilan dan mengatakan Kyiv menggunakan kombinasi drone jarak jauh dan persenjataan untuk menyerang kapal-kapal armada Rusia di area teluk kota tersebut. Ia mengatakan fregat Laksamana Essen dan Laksamana Makarov milik Rusia, sebuah kapal pendarat besar, sebuah korvet, serta kapal-kapal lainnya terkena serangan, sementara Kementerian Pertanian Rusia mengatakan pihaknya berupaya mengalihkan arus kargo ke pelabuhan di Laut Baltik dan Laut Kaspia serta jalur darat. Perusahaan-perusahaan perdagangan gandum Rusia juga melaporkan adanya kerusakan, dan konsultan pertanian SovEcon mengatakan Rusia tampaknya berada di jalur untuk mengekspor 3 juta hingga 3,4 juta metrik ton gandum pada bulan Agustus, di bawah rata-rata lima tahun sebesar 5 juta ton.
