Saya pilih kombinasi B + C.
Alasannya sederhana: transfer terenkripsi tidak bisa dibatalkan. Hanya melihat awal dan akhir alamat saja sangat mudah untuk tertipu oleh alamat palsu hasil “pencurian papan klip (clipboard hijacking)”, jadi harus memeriksa seluruh alamat per digit (B). Selain itu, mengisi saldo ke alamat yang sama namun pada jaringan berbeda (ERC20/BSC/TRC20) akan membuat koin hilang, jadi melakukan uji coba dengan nominal kecil terlebih dahulu (C) adalah satu-satunya jaminan berbiaya terendah untuk memverifikasi alamat, jaringan, dan penerimaan dari pihak lain. Keduanya digabungkan: selain mencegah pemalsuan yang berbahaya, juga mencegah kesalahan saat beroperasi—jauh lebih penting daripada sekadar ingin cepat atau percaya buta pada sesuatu yang “terlihat familiar”.
Alasannya sederhana: transfer terenkripsi tidak bisa dibatalkan. Hanya melihat awal dan akhir alamat saja sangat mudah untuk tertipu oleh alamat palsu hasil “pencurian papan klip (clipboard hijacking)”, jadi harus memeriksa seluruh alamat per digit (B). Selain itu, mengisi saldo ke alamat yang sama namun pada jaringan berbeda (ERC20/BSC/TRC20) akan membuat koin hilang, jadi melakukan uji coba dengan nominal kecil terlebih dahulu (C) adalah satu-satunya jaminan berbiaya terendah untuk memverifikasi alamat, jaringan, dan penerimaan dari pihak lain. Keduanya digabungkan: selain mencegah pemalsuan yang berbahaya, juga mencegah kesalahan saat beroperasi—jauh lebih penting daripada sekadar ingin cepat atau percaya buta pada sesuatu yang “terlihat familiar”.
