Seratus tahun telah berlalu,

di ladang masih berdiri Sengkang;
di ruang ujian masih duduk Fan Jin;
di jalan masih berjongkok Xianglin Sao;
di kampus masih berjalan Kong Yiji;
di jalan raya masih berlari Tuo Tuo Xiangzi;
di taman masih terbaring A Q.

Selama ribuan tahun,
bumi berputar dan bintang berganti, ledakan teknologi,
dan dinasti silih berganti.

Satu-satunya yang tak berubah adalah watak manusia.

Di bawah matahari tidak ada hal baru,
segala sesuatu, makhluk hidup maupun benda,
selalu kembali lagi—berulang-ulang.