Kenal seorang rekan, dia mengelola sebuah studio fotografi. Biasanya dia sangat memperhatikan pencahayaan, komposisi, dan nuansa—hal-hal yang dia unggah di lingkaran pertemanannya pun terlihat cukup “berkelas”. Pada November tahun lalu, saat gelombang pasar sempat naik, komposisinya berubah total.

Waktu bull market, dia unggah tiga posting setiap hari di朋友圈, semuanya screenshot keuntungan, caption-nya hanya dua kata: “Gaya berpikir besar.” Suatu malam kami makan sate bareng, dia menghitung dengan saya: dengan kecepatan seperti itu, tepat setahun dari sekarang studionya bakal ditutup, lalu membawa kamera keliling dunia untuk memotret karya-karya kemanusiaan—katanya inilah “kebebasan kreatif yang sesungguhnya”. Saat itu, dia menilai semua orang yang ragu itu terlalu konservatif. Pernah dia membujuk teman saya yang punya toko fisik untuk masuk besar (梭哈), dengan kalimat yang seolah tak bisa diganggu gugat: “Pegang arus kas itu sedang menunggu nilai turun.”

Beberapa hari lalu saya melihat unggahannya lagi. Dia sedang berada di dalam studio, caption-nya berupa screenshot K-line dan satu baris: “Ada kakak yang paham teknis? Level support ini sanggup bertahan?” Saya chat langsung menanyakan situasinya. Dia membalas dengan emoji menutup muka, bilang sekarang tak bisa lagi bicara tentang “gaya berpikir besar”—yang penting hanya berharap posisi beberapa puluh ribu yuan itu bisa jangan sampai terlalu banyak rugi. Kalau sudah balik modal, dia hapus aplikasinya dan tidak menyentuh kontrak lagi. Di akhir dia menambahkan: “Omongan dulu waktu menyuruh teman buat masuk besar… anggap saja kamu tidak melihat.”

Sebenarnya saya masih sering teringat keadaan dia saat bull market dulu—tatapannya terang, seolah jauh berbeda dari sekarang. Gelombang naik-turun pasar membuat orang-orang bilang mereka sudah belajar hormat dan waspada. Tapi setiap kali gelombang kembali naik, orang-orang yang langsung meloncat masuk di samping kita sepertinya tetap saja wajah-wajah yang sama, yang sudah akrab.

Di bull market dan bear market, apakah kamu benar-benar orang yang sama?

#币圈故事 #kemanusiaan