Pendiri Cardano, Charles Hoskinson, memperingatkan bahwa Amerika Serikat menghadapi risiko resesi yang signifikan jika beberapa kekuatan global bersatu.
Dalam komentar baru-baru ini, dia menyatakan bahwa potensi keruntuhan gelembung AI, dikombinasikan dengan fakta bahwa sekutu lama AS mengalihkan perdagangan dan investasi ke arah China, dapat mendorong ekonomi ke dalam resesi.
Akibatnya, Hoskinson mengklaim bahwa perbedaan ekonomi yang berkepanjangan akan secara drastis mengurangi konsumsi di AS dan dapat menjadi bencana ekonomi tanpa intervensi kebijakan yang tepat waktu.
🔸 Apa yang bisa membawa AS ke resesi
Pendiri Cardano membuat pernyataan ini dalam wawancara terbaru, menjawab pertanyaan tentang apakah AS dapat masuk ke dalam resesi dan kapan itu bisa terjadi. Dia menggambarkan reaksi berantai, di mana ketegangan finansial dan pergeseran geopolitik melemahkan investasi asing langsung di AS.
Dia menunjukkan hubungan ekonomi yang semakin mendalam dengan China di antara mitra Barat, termasuk perjanjian perdagangan baru dan diplomasi yang diperluas dengan Kanada dan Inggris, sebagai tanda pergeseran yang bertahap namun signifikan dalam dinamika perdagangan global.
Hoskinson juga memperingatkan tentang potensi keruntuhan gelembung AI dan tarif balasan yang meningkat di Eropa sebagai faktor yang dapat membawa AS ke resesi.
🔸 Waktu potensial
Menurutnya, kehilangan pangsa signifikan dari mitra dagang dalam periode tiga hingga lima tahun akan langsung melemahkan konsumsi di AS. Karena konsumsi adalah dasar ekonomi, ia mengklaim bahwa kehilangan hingga 50% mitra dagang akan berdampak serius.
Dia menambahkan bahwa jika tekanan ini dibiarkan tanpa perhatian, resesi di AS akan menjadi tak terhindarkan. Namun, ia menegaskan bahwa tindakan pemerintah yang tepat waktu dan tegas masih dapat mencegah penurunan ekonomi.
🔸 Kekhawatiran tentang kemungkinan resesi tetap ada
Di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan, para ahli keuangan memperingatkan bahwa AS menghadapi risiko resesi yang meningkat. Pada Maret 2025, Goldman Sachs memperkirakan kemungkinan resesi di AS sebesar 35% dalam 12 bulan ke depan, merujuk pada memburuknya perang dagang.
