#cftcorderskalshitokeepoperating

Saat gugatan bernilai $36 miliar dan perintah darurat dari tingkat federal bertabrakan, pertanyaan sebenarnya bukan hanya soal satu perusahaan—melainkan tentang siapa yang benar-benar memiliki wewenang untuk mengatur seluruh pasar.

Rincian: Pada Selasa, CFTC menggunakan otoritas daruratnya berdasarkan Commodity Exchange Act untuk memerintahkan platform pasar prediksi Kalshi tetap beroperasi di New York, meskipun ada gugatan dari tingkat negara bagian yang bertujuan menutupnya. Sengketa ini berawal dari pengaduan 31 Juli dari Jaksa Agung New York Letitia James, yang menuduh Kalshi menjalankan bisnis perjudian tanpa izin melalui kontrak acara terkait olahraga, serta menuntut setidaknya $36 miliar ganti rugi—angka yang melebihi valuasi Kalshi sendiri yang sekitar $22 miliar. Seorang hakim federal sebelumnya pada 4 Agustus menolak untuk menghentikan agar kasus New York tidak dapat dilanjutkan. Kalshi kemudian memperingatkan regulator bahwa penutupan paksa dapat memicu likuidasi posisi terbuka pelanggan, sehingga mendorong intervensi CFTC. Ketua CFTC Michael Selig berpendapat bahwa lembaganya memiliki yurisdiksi eksklusif atas pasar derivatif yang terdaftar secara federal ini, dengan menyatakan bahwa Kongres tidak pernah bermaksud pertukaran antarnegara bagian diatur oleh tambal-sulam hukum perjudian negara bagian.

Mengapa ini penting: Ini bukan kali pertama konflik yang persis sama muncul. Di Michigan, sebuah pengadilan memutuskan melawan Kalshi pada awal tahun ini, memaksanya untuk melakukan geo-block terhadap warga negara bagian tersebut meskipun CFTC sempat mencoba intervensi darurat yang serupa — dan pada akhirnya Kalshi mematuhi putusan pengadilan negara bagian ketimbang perintah dari tingkat federal. Preseden ini memunculkan pertanyaan nyata apakah sikap CFTC benar-benar akan tetap bertahan jika kasus New York mencapai titik yang serupa. Secara lebih luas, pengadilan masih terpecah mengenai apakah hukum komoditas federal mengesampingkan pembatasan perjudian di tingkat negara bagian pada pasar prediksi, dan hasilnya dapat memengaruhi bagaimana sektor yang sedang cepat berkembang ini — yang kian tumpang tindih dengan platform asli kripto (crypto-native) — diizinkan beroperasi di seluruh negeri.

Renungan penutup: Setelah sebuah pengadilan negara bagian sebelumnya sudah memihak pada posisi yang bertentangan dengan langkah federal serupa di Michigan, apakah klaim CFTC soal yurisdiksi eksklusif tetap berdiri di New York — atau pertarungan yurisdiksi ini baru benar-benar dimulai?

$ONE

$APR

APRBSC
APRUSDT
0.5007
+16.03%
ONE
ONEUSDT
0.000764
-2.30%